Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli,Dumai Kembali Deflasi 0.23 Persen

2017-09-25_08-25-16
Ilustrasi

CelahkotaNEWS.com || Dumai –Kota Dumai masih berada di Grafik Deflasi sebesar  0.23 Persen di bulan Agustus 2017 lalu.

Deflasi diakibatkan karena daya beli atau permintaan  masyarakat terhadap kebutuhan suatu barang yang kian menurun   sementara ketersediaan mencukupi.

Kata kadisperindag Zulkarnaen ada beberapa faktor yang menyebabkan defllasi seperti penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 0,87 persen. Juga berada dkelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,21 persen. Selanjutnya, juga terdapat dikelompok perumahan, air, listrik sebesar 0,04 persen.

Menurut dia,melambatnya inflasi terutama disumbang deflasi tarif listrik yang naik, harga bensin, rokok  dan lainnya.“Deflasi yang dalam pada kelompok bahan makanan menahan dampak inflasi akibat pencabutan subsidi listrik pelanggan 900 VA pada pelanggan pasca-bayar.” Jelasnya

Sementara kondisi  pasokan yang terus meningkat dan distribusi yang lancar menyebabkan tren penurunan harga berlanjut.Langkah yang musti dilakukan pemerintah  menjaga kesinambungan dan manajemen stok pangan  yang baik, dan ekspektasi bahwa pemerintah mampu menjaga kestabilan harga merupakan faktor-faktor pendukung terkendalinya harga diPasar.

“Wajar saja deflasi, sebab saat ini kondisi keuangan masyarakat terbilang sulit , bahkan daya beli masyarakat ke suatu barang terjadi penurunan,”sebut Zulkarnaen

Sementara dari sisi pedagang,seperti disampaikan Martin  tahun ini berjualan itu sangat sulit ,kondisi ini tidak hanya saya yang alami tapi pedagang lainnya juga.

“Kondisi pasar sangat sunyi , terkadang pecah telur atau jual beli bahkan terkadang tidak sama sekali.Akibatnya banyak pedagang memilih gulung tikar atau bangkrut karena pendapatan tidak sesuai penggeluaran.”(pie)

Penulis : Depie

Editor : joeyibas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Ping-balik: AsterDex