Panwas Dalami Pelanggaran Pilkada Kota Dumai,Paslon Nomer urut 1 Sudah lengowo

IMG_20151217_155217

Celahkotanews.com || Dumai – Pilkada Kota Dumai Mulai dari pendaftaran Hingga sosialisasi dialogis serta Pemungutan Suara 9 Desember 2015 lalu Berjalan lancar dan kondusif

Seiring Dengan berjalannya waktu usai penghitungan suara di setiap TPS Maka Di ketahuilah hasil sementara,namun seiring dengan itu pula bermunculan pula kabar kabari bahwa Kartu Indonesia Sehat beredar di tengah masyarakat yang di duga berikan oleh tim salah satuan pasangan walikota dan wakil walikota dumai sehingga banyak masyarakat yang mempertanyakan kartu tersebut dan termasuk tim tim pasangan calon yang lain yang ikut pada pertarungan pada 9 desember yang lalau.
Namum sejauh ini pasangan nomer urut satu melalui Penasehat hukum Pasangan Calon (Paslon) nomor 1 yakni M Ikhsan dan Yanti Komala Sari (YKS), Fahrizal memastikan tak ikut-ikutan dalam mengajukan gugatan atau menyampaikan sanggahan ke Panwaslu dugaan terkait temuan dilapangan dalam Pilkada 9 Desember 2015 lalu.

“Kita sudah legowo atas kekalahan yang terjadi dan siap memberikan dukungan kepada pemerintahan terpilih. Konkritnya pasangan calon nomor 1 tidak mengajukan keberatan ke panwas dan menerima hasil pilkada yang lalu,”kata dia sekaligus mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya.

Ditempat terpisah Panitia Pengawas Pilkada Kota Dumai masih mendalami dugaan pelanggaran yang dilakukan tim pemenangan satu pasangan calon wali kota dengan membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dilaporkan masyarakat.

“Kita masih mendalami laporan ini bersama tim penegak hukum terpadu dan kini belum ada kesimpulan,” kata Divisi Pencegahan dan Antar Lembaga Panwas Dumai Indra Effendi di Dumai.

Menurut dia, untuk mengetahui terjadi pelanggaran pilkada akan dilakukan melalui gelar perkara hasil penyelidikan bersama tim Gakkumdu dan Panwas siap menyampaikan secara terbuka ke publik.

Dalam penelusuran laporan ini, Panwas dan tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mengaku akan menganut sistem kehati-hatian karena menyangkut politik dan berpengaruh luas ke masyarakat serta daerah.

Sejauh ini Panwas juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak berkompeten dalam sistem distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) sesuai laporan masyarakat telah dibagikan oleh oknum tim sukses untuk mempengaruhi pilihan calon wali kota saat pemungutan suara lalu.

“Segera kita lakukan gelar perkara sesuai hasi penyelidikan untuk kesimpulan dugaan pelanggaran Pilkada ini,” kata dia.

Disamping itu dia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan persoalan ini karena Panwas bersama pihak terkait masih melakukan kajian lebih lanjut.(one*1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *