Berita Terbaru Ekonomi

PAD tidak Tercapai,Sebagian Program RAPBDP 2015 Terpaksa Dihapus

th(38)
Ilustrasi

Celahkotanews.com || PEKANBARU – Sebaian program yang diajukan pihak Pemprov Riau dalam RAPBD Perubahan 2015 terpaksa dihapuskan atau dibuang, pasalnya target anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak tercapai. Rapat Badan Anggaran (Banggar) di DPRD Riau pada Rabu (30/9) pun sempat berlangsung alot karena hal tersebut.
Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung mengatakan, berlangsung alotnya pembahasan RAPBD Perubahan di DPRD Riau pada Rabu kemaren juga disebabkan karena draf KUA PPAS RAPBD P 2015 tersebut masih banyak terdapat banyak kesalahan dan harus diperbaiki.
Dikatakan Manahara, yang dilihat banggar pada KUA PPAS APBD Perubahan 2015 tersebut adalah masalah penerimaan pajak daerah yang diperkirakan masuk di APBD murni Rp 2,9 triliun, setelah di APBD Perubahan, ternyata menjadi Rp 2,8 triliun lebih.
“Artinya, minus Rp 31 miliar. Angka itulah yang muncul dibuku di KUA PPAS APBD Perubahan 2015,” ujarnya, dimasa jeda rapat Banggar.
Ditambahkan Manahara, setelah TAPD rapat dengan Banggar, maka datanya berubah lagi, karena terjadi pengurangan lagi pada penerimaan target pajak daerah. dari Rp 2,9 triliun menjadi 2,5 triliun, sehingga pengurangan bertambah banyak, menjadi Rp 371 miliar.
“Kalau itu berubah, maka harus berubah semua KUA PPAS RPABD Perubahan 2015 itu. Belanja langsung dan belanja tidak langsungnya juga harus berubah, karena harus seimbang antara belanja dengan pendapatan di APBDP tersebut,” tuturnya.

Karena itu, menurutnya draf RAPBD Perubahan tersebut harus dibongkar dan diperbaiki dulu, karena banyak kegiatan yang dihapus, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk membahasnya kembali.
“Kami tidak mau disalahkan, karena pembahasan RAPBD Perubahan menjadi lambat dan alot, karena draft RAPBD Perubahan sudah terlambat diajukan ke dewan,” umbuhnya.
Selain itu, menurut Manahara salahnya juga terdapat di TAPD Pemprov Riau, karena kordinasi di TAPD sendiri kurang baik. “Tidak ada juga kepentingan dewan untuk menarik ulur, kami tidak ada kepentingan disitu, kepentingan dewan hanya untuk kebutuhan enam juta masyarakat Riau,” ulasnya.
Manahara menambahkan, rapat Banggar DPRD Riau dan TAPD Pemprov Riau dalam membahas KUAPPAS RAPBD Perubahan 2015 akan berlangsung sampai tanggal 20 Oktober 2015 mendatang. (ckn)

Laporan : Khairul iwan

Related posts

Hasil Kongres di Solo, Atal Sembiring Depari Terpilih Jadi Ketua Umum PWI

Celahkotanews

Semangat HUT RI Ke-71, DPC Partai Gerindra Dumai  Adakan  Jalan Sehat 

Celahkotanews

Tiga Menteri Ini Diminta Bangun 30 Ribu Embung di 2017

Celahkotanews

Leave a Comment