Berita Terbaru Celah Kota Hukrim

Mengaku Oknum OKP, Seorang Pria Ancam Warga Inhu Pakai Senjata Api

???????????????????????????????

CELAHKOTANEWS.COM||RENGAT – Seorang warga Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu diancam oleh seorang oknum yang mengaku ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) dari Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan dengan menggunakan senjata api (Senpi).

Diancamnya warga Inhu bernama Tampan Sinulingga (36) menggunakan Senpi oleh seorang oknum yang mengaku sebagai ketua salah satu OKP di Pangkalan Kerinci ini terjadi pada, Selasa (27/9/16) sekitar pukul 15.00 Wib di kebun sawit milik Alm Tekson yang berada di Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Inhu. Hal ini disampaikan Tampan Sinulingga, Kamis (29/9/16) kepada sejumlah wartawan.

“Saat itu saya diserang sekitar 30 orang dengan membawa parang, cangkul dan pistol. Salah seorang pelaku yang memegang pistol mengaku ketua IPK Pangkalan Kerinci, dia sempat meletuskan pistol tersebut sebanyak dua kali ke arah atas, kemudian mereka mengancam akan membunuh saya jika masih mengurus kebun sawit tersebut,” ujarnya.

Penyerangan dan pengancaman terhadap Tampan Sinulingga ini berlatar belakang persoalan kebun kelapa sawit seluas 60 hektar di Dusun Talang Tanjung Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal. Dimana saat itu salah seorang pelaku yang dikenal bernama Marbun warga Belilas Kecamatan Seberida diduga memimpin aksi tersebut.

“Merek mengaku telah mendapat kuasa dari Umar warga Desa Titian Resak untuk mengusir saya dari kebun almarhum Tekson, dengan alasan Umar telah membeli lahan tersebut dari warga bernama Agus yang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Ditambahkan Tampan Sinulingga, dengan kejadian yang telah dialaminya ini dan merasa keselamatan jiwanya terancam, maka dirinya melaporkan Marbun ke Polres Inhu, karena Marbun diduga membawa puluhan orang yang melakukan penyerangan dan pengancaman dengan senjata api dan senjata tajam.

Dihubungi terpisah, Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak mengatakan, pihaknya telah menerima laporan pengancaman terhadap Tampan Sinulingga dengan LP/138/IX/2016/RIAU/RES INHU, dengan beberapa orang saksi yang melihat secara langsung peristiwa tersebut.

Menurut Iptu Yarmen, sesuai laporan tersebut, Tampan Sinulingga mengaku diancam bunuh dengan menggunakan senjata api. Usai melakukan pengancaman, pelaku juga mengambil buah sawit yang baru saja dipenen sebanyak 5 ton dari TKP dengan menggunakan truck yang dibawa pelaku. “Kami sedang melakukan penyelidikan atas laporan tersebut,” jelasnya.(rt/net)

Sumber: RIAUTERKINI

Related posts

GM Pertmaina RU II Dumai Kunjungi Keluarga Korban,Umi Kalsum Berharap Suaminya Segera ditemukan

Celahkotanews

Bawang Dan Cabai Meroket Daging Turun

Celahkotanews

Sebagian Besar Wilayah Dumai Masih Didominasi Hutan

Celahkotanews

Leave a Comment