Berita Terbaru Hukrim

Memalukan,Lurah Tampar Camat

th(19)_edit1

Celahkotanews.com || Pekanbaru  – Sutahar, Lurah Sumber Sari Kecamatan Limapuluh dan Abdulrahman Camat Tenayan dikabarkan terlibat perkelahian di halaman Kantor Camat Tenayan Raya usai senam bersama dalam program kasihpapa (Kamis bersih tanpa polusi asap) Pemko Pekanbaru. Dikonfirmasi hal tersebut Kepala Polsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi saat dikonfirmasi, Kamis (7/4) membenarkan terkait kejadian tersebut. Saat ini, korban (abdulrahman,red) sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihaknya.

“Pelapor mengakui dipukul oleh terlapor dibagian telinga belakang ketika melaksanakan senam pagi di halaman Kantor Camat Tenayan Raya,” ujar Indra seraya menambahkan akibat pemukulan tersebut, pelapor menderita cidera memar pada bagian telinga hingga mengalami pusing serta mual.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Abdurahman selaku pelapor menyerahkan permasalahan tersebut ke ranah hukum, dimana kejadian ini telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

“Saya minta perlindungan diri, makanya saya melaporkan ke polisi, “katanya seraya menyebutkan saat kejadian dirinya sempat di kejar-kejar oleh korban.Ditanyai apa yang menjadi penyebab, Abdurahman menyebutkan kemungkinan terlapor tidak terima dengan mutasi jabatan yang dilakukan kepada pelapor, sebelumnya pelapor menjabat Lurah Sail Kecamatan Tenayan, kini dimutasi menjadi Lurah Sumber Sari, Kecamatan Limapuluh. Sementara itu, dikesempatan yang berbeda, Sutahar selaku terlapor membantah pemukulan yang dipicu oleh mutasi yang dilakukan terhadapnya. Dimana Sutahar tidak terima dikatakan oleh pelapor sebagai pihak ‘perampok’ tanah masyarakat.

“Itu mengada-ada saja itu. Saya tidak terima disebut perampok tanah, dia bilang saya minta-minta tanah kepada masyarakat yang mengurus tanah di kelurahan, Padahal apa yang dituduhkan kepada saya, itu yang dilakukannya, “katanya menanggapi.

Sementara itu, terkait pelaporan yang dilakukan oleh pelapor terhadapnya, dirinya siap untuk menjalankan pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, Walikota pekanbaru, DR Firdaus,ST.MT kepada wartawan mengakui belum menerima laporan terkait kejadian terebut, Namun dirinya siap untuk meberikan sangsi kepada keduanya jika informasi tersebut benar adanya. “Saya belum dapat laporannya, kelau itu menyangkut kedinasan kita akan tindak. Mengenai sanksi akan diberlakukan UU ASN, “katanya singkat.(DP)

Related posts

Rindu Sama Emak ,Pilot TNI AU Ini Daratkan Helikopter di Desanya

Celahkotanews

Potret Kehidupan Sungai Masjid Ladang Baru Bagi Buruh bongar,Satu ton di hargai 30 Ribu Rupiah  

Celahkotanews

PH Sebut Tuntutan JPU Tidak Sesuai dengan Fakta 

Celahkotanews

Leave a Comment