Langgar Kesepakatan, Warga Purnama Kembali Blokir Truck CPO

Celahkotanews.com || DUMAI – Merasa geram dikarenakan para supir truck CPO yang beroperasi ke kawasan perusahaan  di Lubuk Gaung membandel lagi dengan  melanggar kesepakatan yang ditentukan bersama, membuat masyarakat Jalan Purnama kembali melakukan pemblokiran truck cpo di Jalan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kamis (26/11) pagi.

Dimana kesepakatan yang dimaksud tersebut mengenai jadwal operasional truk yang melintas di Jalan Purnama, seharusnya para supir melintas di jalan purnama sesudah jam 08.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Kemudian pada jam 13.00 WIB para supir tidak boleh lewat hingga pukul 16.00 WIB, sesudah pukul 16.00 WIB para supir diperbolehkan lewat kembali. Akan tetapi para supir telah melanggar jadwal kesepakatan yang telah ditentukan tersebut.

Zulkifli ketua LPMK Purnama menyebutkan, para supir truck CPO yang biasa melewati jalan purnama pagi ini, (Kamis,red) telah melanggar peraturan yang disepakati bersama, seharusnya para supir menggunakan jalan pada pukul 08.00 WIB dan tidak boleh melewati jalan sebelum waktu tersebut.

Pasalnya dikatakan Zulkifli, pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB tingkat volume masyarakat menggunakan akses jalan tersebur sangat tinggi, seperti anak-anak yang pergi ke sekolah maupun masyarakat yang pergi ke kantor dan beraktivitas sehari-hari, ditambah dengan luas jalan yang sangat sempit. Sehingga dapat menimbulkan kecelakaan.

“Dengan tingginya volume tersebut kita tidak menginginkan adanya kecelakaan dan kemacetan disebabkan dari mobil truck cpo tersebut, makanya mereka harus melewati sesudah jam 08.00 WIB,” ujarnya.

Dijelaskan Zulkifli, aksi ini sudah ketiga kali dilakukan pada tahun 2015 ini. Namun para supir tetap membandel dengan melanggarkan kesepatakan ini, dengan demikian dirinya berharap permasalahan ini mendapatkan solusi yang baik untuk berbagai pihak.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bambang Sumantri, melalui Kabid Pengendalian dan Operasional Marjohan mengakui pada hari Kamis petugas Dishub Kota Dumai yang melakukan penjagaan di pos perempatan Jalan Purnama itu mengalami sedikit keterlambatan dalam penjagaan disebabkan hari hujan. Sehingga tanpa ada penjagaan dari petugas, supir truck masuk semena-mena ke jalan purnama tanpa mengindahkan kesepakatan yang dibuat.

“Petugas yang biasa berjaga mengalami keterlambatan karena hujan. Mereka juga tidak dilengkapi jas hujan untuk mengatur truck cpo di perempatan jalan,” jelas Marjohan.

Selain itu dikatakan Marjohan, petugas yang melakukan penjagaan ada beberapa regu, setiap satu regu terdiri dari tiga orang petugas Dishub, yang dimulai pada 6.30 WIB hingga malam harinya.

“Petugas yang ada di Pos Dishub melakukan pengaturan lalu lintas terhadap truck CPO tersebut, sehingga tidak terjadinya kemacetan,” tambah Marjohan.

Menurut Marjohan, salah satu solusi dalam menangani persoalan truck cpo ini, dengan mempersiapkan jalan lingkar Parit Kitang, sehingga mobik truck CPO tersebut tidak melewati Jalan Purnama ini. Namun hal itu merupakan kewenangan pihak provinsi.

“Kita sudah melakukan beberapa kali rapat bersama untuk menyelesaikan permasalahan ini, untuk itu kita berharap semua stack holder memperjuangan persoalan ini,” harap Marjohan. (0ne*1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. Ping-balik: Sweet Bonanza