
Celahkotanews.com || DUMAI -Patroli WFQR I.6 Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai Koarmabar kembali menggagalkan penyeludupan 7 ton bawang merah ilegal asal Malaysia yang diangkut dengan KM Pergam Jaya GT 06 di kawasan Perairan Rupat, Tanjung Medang, Bengkalis, Riau. Pada Senin (07/04/17).
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi, M. Si (Han) mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat dan intelijen Lanal Dumai yang diperoleh di lapangan sekira pukul 03.00 Wib.
“Berawal dari kita mendapatkan laporan dari masyarakat kemudian ditindak lanjuti oleh Pos Angkatan (Posal) Tanjung Medang Patroli WFQR I.6 Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai Koarmabar dan lansung mengejar target KM Pergam Jaya GT 06 diketahui berlayar dari Linggi Malaysia tujuan Selingsing, Dumai. Di sekitar Perairan Rupat, Tanjung Medang, Bengkalis. Pada titik koordinat 2°05’36.5″N 101°54’51.7″E. Di kapal tersebut kita temukan 300 kampit berat 20kg dan 500 kampit 9kg,”ujar Danlanal
Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi, M. Si (Han) menjelaskan kembali bahwa petugas melakukan pengejaran dan penangkapan kita berhasil mengamankan barang bukti beserta satu orang Nakhoda dan dua orang anak buah kapal.
“Dari hasil pengejaran, penangkapan serta penyelidikan (Jarkaplid), kita peroleh keterangan KM Pergam Jaya GT 06 dengan nahkoda Muhtar (47) dan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK) atas nama Safrizal (42) dan Susanto (37) membawa bawang merah ilegal asal Malaysia untuk diselundupkan masuk ke Indonesia melalui perairan Rupat,”ujar Kolonel Risahdi.
Untuk kepentingan penyelidikan, KM Pergam Jaya GT 06 dikawal menuju Pos Angkatan Laut Sungai Dumai untuk diproses lebih lanjut.(ckn)








2 comments