KSOP Dumai Tegaskan : Kapal Roro Jangan Berangkat jika Lebihi Kapasitas

CelahkotaNEWS.com || DUMAI- Pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai mengingatkan bahwa pihak operator Kapal Roro Dumai-Rupat jangan sampai kelebihan kapasitas.

Mereka harus mengikuti aturan pelayaran demi keselamatan para penumpang. Kelebihan kapasitas penumpang tentu berdampak pada keselamatan saat berlayar.

“Merek tidak akan memberi izin berlayar bila kapal roro tersebut kelebihan kapasitas. Operator harus utamakan keselamatan penumpang,” tegas Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai, Yuzirwan,Minggu (8/7/2018).

Menurutnya, operator kapal bisa menambah trip keberangkatan untuk antisipasi penumpukan penumpang. Saat ini hanya dua kapal yang melayani penyebrangan Dumai-Rupat yakni KMP Kakap dan KMP Swarna Dharma.

Keduanya melayani empat trip keberangkatan setiap hari. Adanya penumpukan penumpang yang terjadi Sabtu kemarin terjadi penambahan masing-masing satu trip.

“Jadi kami tambah satu trip untuk KMP Kakap dan KMP Swarna Dharma satu trip,” paparnya.

Kasatpol Air Polres Dumai, AKP Ilyas juga menegaskan bakal mengantisipasi penumpukan penumpang yang hendak berangkat.

Adanya penumpukan penumpang berpotensi mengganggu keamaman di kawasan tersebut. Ia mengingatkan operator pelabuhan bisa mengantisipasi kejadian serupa terjadi lagi.

dilansir dari Tribunpekanbaru.com Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir sempat melihat langsung aktifitas Pelabuhan Roro Dumai-Rupat, Minggu (8/7/2018).

Kadir yang naik kapal roro dari Rupat menuju Dumai miris melihat banyak penumpang yang antri.

Di antara penumpang ada yang masih anak-anak.

“Kalau melihat langsung kondisinya miris kita. Saya lihat tadi banyak yang menanti keberangkatan,” ujar Politikus PAN saat berkunjung ke Dumai, Minggu.

Menurutnya, pihak operator kapal harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang menyeberang dari Rupat ke Dumai atau sebaliknya.

Ia berharap pihak operator bisa menambah armada atau jadwal penyeberangan agar bisa menampung para penumpang.

“Kami minta agar bisa menambah trip penyebrangan di sana,” paparnya.

Kadir mengatakan kondisi Pelabuhan Roro Dumai-Rupat harus dapat perhatian dari pihak terkait. Antrian yang terjadi saat penumpukan penumpang tak hanya berdampak pada ketidaknyamanan penumpang. Kondisi ini menyebabkan dampak ekonomi bagi masyarakat yang hendak menjual hasil pertanian dari Rupat.(*)

Editor : Joeyibas
Sumber : Tribunpekanbaru.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. Ping-balik: 電子 菸