Berita Terbaru Politik

Kongres PWI Ke – 24 Solo Jelang Pemilihan Ketum PWI Pusat

CelahkotaNEWS.com || SOLO – Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berlangsung di kota Solo, pada 27-30 September 2018, menegaskan agar PWI kembali ke Khittah.

Hal ini mengisyaratkan kembali ke semangat saat pendiriannya 72 tahun lalu (9 Februari 1946), yang menyatakan bahwa “tiap wartawan Indonesia berkewajiban bekerja bagi kepentingan tanah air dan bangsa serta selalu mengingat akan Persatuan Bangsa dan Kedaulatan Negara.

Dalam konggres ke 24 dan menjelang detik-detik pemilihan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, persaingan untuk memperebutkan posisi orang nomor satu di organisasi wartawan tertua dan terbesar di Tanah Air ini, makin ketat.

Dari lima nama kandidat Ketua Umum PWI yang sebelumnya muncul, kini disebut-sebut mulai mengerucut kepada dua tokoh, yakni Hendry Ch. Bangun (Kompas) dan Atal S. Depari (Sportanews.com).

Selain dua kandidat tersebut, sebelumnya muncul nama-nama kandidat Ketua Umum PWI periode mendatang, yakni Akhmad Munir dari LKBN Antara, Teguh Santosa dari Kantor Berita Politik RMOL, dan Sasongko Tedjo dari Suara Merdeka Semarang.

Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang yang diminta komentarnya terkait sosok calon ketum PWI Pusat untuk periode lima tahun ke depan, mengatakan, semua calon ketum yang mengemuka merupakan figur terbaik yang dimiliki PWI saat ini.

“Sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Tanah Air, PWI tidak sulit untuk mencari figur yang mumpuni dalam memimpin PWI Pusat. Buktinya, sudah mengemuka lima sosok hebat. Sebenarnya masih banyak lagi tokoh-tokoh yang punya kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi orang nomor satu di PWI,” jelas Zulmansyah di sela-sela pelaksanaan Kongres ke-24 PWI, Jumat (28/9/2018) malam.

Saat ditanya siapa kandidat yang didukung PWI Riau dalam Kongres kali ini, Zulmansyah hanya menjawab secara diplomatis, “Semuanya bagus, tentu kita akan pilih yang paling bagus di antara yang bagus,” katanya.

Ia berharap, siapa pun kandidat yang terpilih nantinya agar amanah dan komit untuk memajukan PWI. “Bangunlah komunikasi dan koordinasi yang baik dengan PWI di seluruh Indonesia, seperti yang sudah berjalan selama ini,” ujar Zulmansyah.

Sementara itu, sebelumnya, Dewan Kehormatan PWI Pusat mengajak semua kandidat menjunjung tinggi integritas sekaligus menghindari politik uang pada pemilihan ketua umum yang berlangsung dalam Kongres ke-24 PWI di Solo, Jawa Tengah.

“Dewan Kehormatan PWI berharap masing-masing kandidat meneken pakta integritas, agar yang terpilih nanti juga benar-benar memiliki integritas,” kata Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat Asro Kamal Rokan di di Balai Kota Surakarta.

Menurut Asro yang juga mantan Pemred Republika, dirinya mengenal baik kedua kandidat (Atal S Depar dan Hendry Ch Bangun), dan keduanya juga memiliki kapasitas untuk menjadi Ketua Umum PWI periode 2018-2023.

“Siapa pun yang terpilih nanti, PWI harus mempunyai pengaruh kuat di saat kondisi pers belakangan ini yang banyak dikeluhkan. PWI harus mempunyai peran sebagai organisasi pers pejuang,” ujar Asro.

Pada kongres PWI tersebut akan dipilih Ketua Umum PWI periode 2018-2023, menggantikan Margiono yang sudah memimpin PWI selama dua periode berturut-turut. (rls)

Related posts

Ayo Berkunjung Ke Perpustakaan Kota Dumai

Celahkotanews

Hidup Bukan Hanya ‘sekedar’Pilihan

Celahkotanews

Pelanggaran Hak Normatif Pekerja Banyak Terjadi diDumai

Celahkotanews

Leave a Comment