Berita Terbaru pemerintahan

Ketuk Palu RAPBD Kota Dumai TA 2019 di Sahkan Rp 1,175 Triliun

CelahkotaNEWS.com || DUMAI –Setelah melewati pembahasan yang cukup alot, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Dumai tahun anggaran 2019 disahkan sebesar Rp.1,175 Triliun lebih.

Pengesahan dilaksanakan melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai dengan agenda penyampaian hasil kerja Banggar terhadap pembahasan Ranperda Kota Dumai tentang APBD Kota Dumai tahun anggaran 2019 digedung DPRD Dumai, Kamis (22/11/2018).

Rapat dipimpin wakil ketua DPRD Dumai H Zainal Abidin SH, hadir ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, wakil ketua DPRD Dumai Idrus ST, walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, sekda Dumai HM Nasir MP, kepala OPD dilingkungan Pemko Dumai, anggota DPRD Dumai dan undangan lainnya.

Laporan hasil kerja pembahasan Ranperda tentang APBD Dumai tahun anggaran 2019 dibacakan oleh Johanes selaku juru bicara Banggar DPRD Kota Dumai.

Dalam pidatonya, Johannes menyebutkan Pendapatan Daerah Tahun 2019 diprediksi sebesar Rp.1.175.540.261.420,13, sedangkan belanja daerah Rp.1.135.410.026.483,58.

Johanes menambahkan, pembahasan RAPBD Dumai 2019 dilaksanakan secara maraton, dan komprehensif oleh Anggota DPRD Dumai melalui Banggar bersama TAPD Kota Dumai dan SKPD terkait berpedoman pada ketentuan pasal 74 Permendagri Nomor 80/2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah dan lainnya.

Kami juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada walikota karena telah menugaskan TAPD dalam membahas RAPBD Dumai 2019 bersama Banggar sehingga pembahasan RAPBD Dumai tahun anggaran 2019 dapat diselesaikan dengan baik.

Sementara Walikota Dumai, H Zulkifli AS dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Banggar dan TAPD Kota Dumai yang telah bersama-sama membahas Ranperda APBD Dumai tahun anggaran 2019.

Membacakan sambutan tertulis, walikota mengatakan bahwa berdasarkan hasil pembahasan Ranperda APBD Tahun
Anggaran 2019 antara Banggar DPRD Kota Dumai dan TAPD maka dapat disampaikan, target pendapatan daerah yang diajukan dalam Rancangan APBD Kota Dumai 2019 adalah sebesar Rp.
1.174.428.968.885,50, setelah pembahasan menjadi
Rp.1.175.540.261.420,13 atau bertambah sebesar Rp. 1.111.292.534,63 terdiri dari PAD yang diusulkan pada RAPBD sebesar Rp 270.099.782.685,50 setelah pembahasan menjadi Rp 271.211.075.220,13 bertambah
sebesar Rp 1.111.292.534,63 meliputi Pendapatan Pajak Daerah, dalam usulan RAPBD Tahun
Anggaran 2019 sebesar Rp. 127.928.146.044,50 setelah pembahasan menjadi
Rp.128.428.146.044,50 atau naik sebesar Rp 500 juta.

Hasil Retribusi Daerah Rp.38.472.774.000 setelah
pembahasan menjadi Rp. 38.572.774.000 atau naik sebesar Rp 100 juta, hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp. 2.397.426.187,00.

Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang diusulkan
pada RAPBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp.101.301.436.454,00 setelah pembahasan menjadi sebesar Rp.
101.812.728.988,63. Dana Perimbangan Rp.782.792.186.200.

Untuk Lain – Lain Pendapatan Yang Sah pada Tahun Anggaran
2019 tidak ada perubahan dari apa yang disampaikan sehingga
tetap berjumlah Rp. 121.537.000.000. Pendapatan Hibah Rp.36.037.000.000. Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah
Lainnya Rp.85,5 Milyar.

Belanja Daerah Rp.1.135.410.026.483,58 terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 570.348.484.999,95, Belanja Pegawai Rp. 560.940.715.719,95, Belanja Hibah Rp.6.255.000.000.

Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota
dan Pemerintahan Desa Rp. 2.652.769.280 dan Belanja Tidak Terduga Rp.500 Juta sedangkan belanja langsung Rp.565.061.541.483,63.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Dumai mengucapkan
permohonan maaf dengan setulus hati kepada DPRD Kota Dumai
dan mendoakan semoga kerja keras dan amal ibadah dalam
mengemban amanah masyarakat Kota Dumai diberikan balasan
oleh Allah SWT dengan kebaikan dan pahala sebesar-besarnya.” Sebut Wako

Selanjutnya kepada semua pimpinan Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, saya minta agar secara amanah dan profesional serta mempedomani
peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam mengimplementasikan seluruh program dan kegiatan pada Tahun
Anggaran 2019 dengan sebaik-baiknya.

“Hal itu penting Saya sampaikan, karena capaian kinerja
Saudara Pimpinan OPD, yang tidak dapat memenuhi target yang
sudah ditetapkan akan berdampak terhadap kewibawaan
Pemerintah Kota Dumai di mata masyarakat. Maka menjadi
tanggung jawab kita bersama bahwa realisasi program dan
kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Dumai diharapkan mampu menjawab aspirasi masyarakat yang sedang berkembang terutama pemenuhan kebutuhan yang menjadi prioritas. Pungkasnya.(ckn)

Penulis : Armen Johar

Editor : Joeyibas

Foto : Dok.ckn

Related posts

Besok PLN Dumai Akan Matikan Lampu Selama 8 Jam

Celahkotanews

Dugan Suap dan Pencemaran Nama Baik,Akankah Berakhir Damai Atau Belanjut Ke Meja Hijau

Celahkotanews

Pedagang Hewan Kurban Wajib Kantongi Surat Kesehatan

Celahkotanews

Leave a Comment