
Celahkotanews.com || Dumai – Di tengah keramaian kerumunan Masyrakat api menyala merah dan diiringi dengan kepulan asap tebal,kebakaran hebat yang menghanguskan tempat petak Ruko di jalan sekarang Syarif Kasim dumai,hal ini menjadi tontonan ribuan pasang mata masyarakat yang melintasi jalan tersebut sehingga petugas kesulitan untuk melakukan pemadaman melihat kondisi ini membuat Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo naik Pitam.
Eko suharjo dengan surat lantang mengamankan lokasi dari kerumunan warga yang berjubi melihat kembaran tersebut seolah musibah kebakaran menjadi tontonan yang menariK,Melihat musibah lebaran adalah merupakan tagus pemerintah untuk melakukan pemadaman dan pengamanan membuat orang nomor dua Dumai tersebut bertanding keras suara dengan mesin air Damkar yang tengah hidup.
Seperti yang disaksikan masyarakat pada saat itu, Wawako Dumai yang datang dengan menggunakan topi bertulisan BPBD Dumai dilokasi kebakaran dijalan Sultan Syarif Kasim naik pitam melihat kerumunan masyarakat menghambat kerja petugas Damkar Dumai.
“Mau ngapain bapak kesini, kalau tidak menolong jangan dekat-dekat,” kata Wawako Dumai kepada salah seorang pria yang tengah menggedong anak yang berdiri didekat trotoar didepan tempat kejadian, Senin (21/3/2016)
Lalu pria tersebut menjawab, “Saya disini ikut menolong,” jawab pria tersebut sembari kembali menghampiri Wawako Dumai.
Terlihat Wawako Dumai yang memakai jelana jeans dan baju putih tersebut kembali mendatangi pria tersebut sambil mengarahkan jari telunjuknya kepada pria yang tengah menggendong anak tersebut.
“Ya udah….Kau disini tidak ada berbuat jangan banyak cerita ya,”kesal Eko Suharjo dengan wajah seperti Gubernur DKI Jakarta ketika sedang marah.
Terlihat juga salah seorang petugas kepolisian menghalangi Wawako Dumai yang tengah naik pitam tersebut, sembari masyarakat yang melihat mengatakan ‘yang sabar pak’.
Tidak hanya itu, Wawako terlihat marah ketika masyarakat yang sudah disuruh untuk menjauh dari lokasi kejadian tidak berpindah sesuai instruksinya.
“Woi…. bisa mundur tidak, orang lagi kesusahan niii, ayo mundur.. ayo mundur..”pinta Wawako.
“Bisa mundur tidak, yang tua tau tua ngak, tolong mundur, ni yang masih sekolah pulang…besok sekolah,”teriak Wawako dengan suara yang bertanding keras dengan mesin air Damkar.
Dikatakanya juga, bahwa tindakan yang dilakukannya tersebut merupakan bentuk ikut serta dirinya dalam mengamankan lokasi kejadian kebakaran tersebut.
“Yang jelas untuk memperlancarkan jalan keluar masuknya mobil Damkar dan juga keselamatan masyarakat sendiri dari hal-hal yang tidak kita inginkan,”tegasnya.
Eko Suharjo juga meminta kepada masyarakat kota Dumai jika terjadi hal yang sama untuk tidak menjadikan musibah sebagai tontonan
“Kalau tidak bisa bekerja ya mundur, kalau mau bantu ya bawa ember, dan jangan dijadikan ini tontonan,”pungkasnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan empat ruko yang berada di jalan Sultan Syarif Kasim, bahkan salah satu bangunan SD Gereja HKBP nyaris terbakar.
Selain itu, api yang diduga berasal dari salah satu ruko tersebut mulai muncul sekitar pukul 20.15 WIB dapat dijinakan petugas Damkar dari BPBD kota Dumai, Damkar PT Pertamina dan juga Damkar PT Cevron pada pukul 22.40 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian ditaksir Miliyaran Rupiah.(C1)
Laporan : Khairul iwan











7 comments