Jumlah Hotspot Menurun,Masyarakat Dihimbau Tidak Melakukan Aktivitas Yang Dapat Memicu Terjadinya Karhutla

PEKANBARU– Jika sebelumnya Provinsi Riau penyumbang hotspot terbanyak di pulau sumatera yakni 80 hotspot (titik api),hari ini Jumat (20/7/2018) berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat tersisa 18 hotspot di Riau.

“Hari ini satelit mendeteksi terdapat 76 hotspot yang tersebar di 7 provinsi. Hotspot tersebar di Aceh 3 titik, Sumatera Selatan 23 titik, Bengkulu 3 titik, Jambi 1 titik,Lampung 9 titik, Bangka Belitung 19 titik dan Riau 18 titik,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru,Sukisno.

Untuk diketahui Hotspot yang terpantau di Riau sebanyak 18 titik tersebut berada pada 3 wilayah, yakni Bengkalis 9 titik, Dumai 7 titik dan Rokan Hilir 2 titik.Dari jumlah tersebut, 10 hotspot memiliki level confidence di atas 70 persen yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan. Rinciannya, Bengkalis 6 titik,Dumai 3 titik dan Rokan Hilir 1 titik.

Meskipun jumlah hotspot sedikit menurun jika dibandingkan hari-hari sebelumnya, masyarakat tetap dihimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya karhutla.

Sumber : halloriau.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Ping-balik: alex debelov
  2. Ping-balik: check this