Pendidikan

Jembatan Ambruk Anak-anak Bangsal Aceh Sulit Menuju Seolah

celahkotaNEWS.com || DUMAI –Akses jembatan yang menghubungkan antara daerah Sukadamai RT 07, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan dengan Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat rusak parah. Ada empat RT terhalang melakukan aktifitas sehari-hari akibat kondisi jembatan rusak berat.

Kerusakan jembatan terhitung sudah dua hari lalu, akibatnya berdampak kepada anak sekolah disekitar, mereka terpaksa meliburkan diri, karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses digunakan setiap hari.

Ada empat RT yang mengalami dampak yakni RT 7,8,9,10. Jembatan yang menyebrangi aliran sungai mesjid ini sejak dua hari lalu sudah tak dapat dilalui. Untuk tetap dapat melintas, satu-satunya cara warga harus memutar jalur ke arah Jalan Raja Ali Haji atau menempuh jarak lebih kurang 6 KM.

Ketua Rukun Tetangga (RT) 07, Jonathan saat dikonfirmasi, Senin (15/4) mengakui, sejak dua hari lalu kondisi jembatan tak dapat di gunakan. Akibatnya warga yang berada disekitar tidak dapat melalui jembatan tersebut.

“Jembatan beberapa tahun lalu sudah pernah kami usulan melalui musrembang, namun belum ada tindak lanjut dari pemeritah daerah, sebelumnya jembatan yang terbuat dari kayu ini sudah berumur sangat lama, jika terjadi kerusakan warga melakukan perbaikan swadaya, kita berharap pemerintah dapat membantu perbaikan jembatan di RT 07 Sukadamai, Bangsal Aceh ini,”ujarnya.

Jonathan mengakui, akibat kondisi terkini, warga terisolasi untuk mengakses ke seberang sungai, selain itu, warga mengaku sulit mengeluarkan hasil kebun untuk dijual, bagi para anak-anak juga terhambat saat menuju ke sekolah.

Hal senada juga disampaikan, Ketua Ikatan Keluarga Pemuda Sukadamai (IKPS) Dwi mengatakan, sejauh ini perangkat Kelurahaan bersama RT sedang mengupayakan adanya respon penanganan agar akses jembatan dapat kembali digunakan.

“Jembatan ini sebelumnya hanya dilakukan pejalan kaki dan sepeda motor, kini kondisi sudah tidak dapat dilalui lagi, terutama bagi anak-anak sekolah, hal itu dikhawatirkan sangat berdampak dan berbahaya, sungai ini dalam, dan arus deras, kita harap bisa diatasi dengan cepat, demi keselamatan warga sementara jembatan akan kami tutup, untuk pemerintah setempat perhatikan kondisi infrastruktur di daerah kami, “pungkas.

Terpisah, Camat Sungai Sembilan Tanwir, dikonfirmasi, mengakui sudah mendapatkan laporan kondisi jembatan rusak berat tersebut, ia mengatakan pihaknya akan segera meninjau bersama Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kita akan segera meninjau bersama PUPR kondisi jembatan, agar nantinya dapat segera dilakukan penanganan, mengingat akses jembatan merupakan akses yang digunakan masyarakat kembali,” tutupnya. (red)

Related posts

500 Siswa SD Dan SLTP Sekota Dumai Ikuti O2SN dan FLS2N 2017

Celahkotanews

Belajar Efektif Dengan Berkelompok..? Brikut Ulasannya

Celahkotanews

Fakta Mengejutkan di Balik Kesegaran Jus

Celahkotanews

Leave a Comment