Berita Terbaru Celah Kota Lingkungan

Jalan Meranti Laut Jadi Tumpukan Sampah

sampahmeranti

CELAHKOTANEWS.COM||DUMAI – Keberadaan sampah di jalan meranti laut sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar bagai mana tidak sampah, sampah yang berada di antara dua kelurahan SYDI dan pangkalan sesai tersebut sudah menganggu kenyamanan masyarakat di tambah jika hari hujan turun bau sampah menyengat hingga kerumah warga, selain itu sebagaian tumpukan sampah tersebut sudah memakai badan jalan.

Menyoal mengenai masalah sampah sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita masing- masing. Selintas akan timbul di benak kita sampah adalah sesuatu yang terlukis sebagai sebuah kotoran, setumpuk limbah, sekumpulan berbagai macam benda yang telah dibuang, tentunya menimbulkan aroma yang tidak sehat untuk udara di sekitarnya. Dengan kata lain, sampah dapat diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan dan cenderung merusak lingkungan.

Kuantitas sampah merupakan salah satu dari sekian banyak masalah sosial yang terjadi pada masyarakat. Khususnya masalah ini semakin merebak di lini perkotaan. Masyarakat kota ataupun daerah yang padat penduduknya pasti menghasilkan sampah yang tak terhitung jumlahnya.

Sampah merupakan masalah yang paling besar terhadap lingkungan. Masyarakat perkotaan banyak membuang sampah di daerah-daerah sungai dan selokan air, daripada di tempat sampah. Ironisnya, praktik antipati terhadap lingkungan sekitar ini masih terus berlanjut hingga sekarang.

Sejauh ini juga belum ada upaya pihak kelurahan baik kelurahan STDI maupun kelurahan Pangkalan sesai yang termasuk dalam wilayahnya,setakad ini duka kelurahan tersebut seolah tidak peduli dengan lingkungan.

Keberdaan sampah-sampah tersebut bukanlah hal yang baru di jalan meranti tersebut namun hal ini dinggap dan dipandang sebelah mata oleh dua kelurahan tersebut,sejauh ini juga beberapa waktu yang lalu pihak pemuda meranti laut juga terlah berupaya mengusulkan kepda lurah STDI agar sampah sampah tersebut di angkunt dan di carikan tempat penampungan sampah sehingga sampah yang berserakan tidak karuan tersebut tidak merusaka pemandangan lingkunagan,namun sampai saat ini juga baik pihak kelurahaan maupun pihak kecamatan dumai barat belum menanggapi keluhan masyarakat sekitar.

Selain itu juga masyarakat meranti laut meminta kepada lurah pangkalan sesai melalui lurahnya agar sampah sampah tersebut dapat diatasi karena meskipun berada di perbatasan antra kelurahan STDI tetapai sampah – sampah tersebut termasuk dalam wilayah kelurahan pangkalan sesai.

Masyarakat umumnya baru menyadari pentingnya menjaga lingkungan ketika telah terjadi kerusakan yang berdampak pada kerugian materi dan nonmateri. Sementara proses-proses yang terjadi di dalamnya sering dilupakan. Artinya bahwa perilaku masyarakat yang selama ini menentukan kualitas lingkungan tidak banyak diperhatikan oleh dua kelurah tersebut.

Sejauh itu juga harapan masyrakat meranti laut adanya upaya pihak terkait untuk memeperhatikan masalah sampah dan lingkungan di jalan meranti laut tersebut, sehingga kawasan ini bebas dari sampah.(ckn/wan)

Related posts

Ini Akibat Doyan  Nonton “Bokep”, Seorang Satpam Gilir Dua Bocah di Gubuk

Celahkotanews

Penumpang Gelap yang Naik Garuda dari Celah Ban, Akhirnya Diperiksa Kejiwaannya

Celahkotanews

Penadah CPO Ilegal Marak di Dumai

Celahkotanews

Leave a Comment