Berita Terbaru Lingkungan

Ini Kata Kabid Dinas Perumahan Dan Pemukiman Dumai 

logolicious_20170113_153929
Faried : Kepala Bidang Kawasan Permukiman Kota Dumai

 

Celahkotanews.com || Dumai -Pemerintah kota dumai melalui dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman,akan melakukan pendataan pemukiman per­kotaan layak huni,sebanyak 10 kawasan dengan 14 kelurahan di kota dumai,masuk kategori kawasan kumuh tipe peningkatan,sedangkan untuk tipe pencegahan terdapat 33 kelurahan berdasarkan hasil survei dari tim kotaku dan di tahun 2017 ini kelurahan rimba sekampung menjadi daerah pertama yang menjadi percontohan dari kotaku dengan dana APBN sebesar Rp5 miliar.

Kotaku adalah upaya pe­merin­tah meningkatkan akses infra­struktur dan pela­yanan dasar untuk mendu­kung terwujud pemukiman per­kotaan layak huni, pro­duktif dan berkelanjutan, dan pe­merintah daerah komit men­jalankan program ini secara tuntas.

Di tahun 2017 ini pemerintah kota dumai melalui dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman,akan melakukan pemukiman per­kotaan layak huni,untuk penanga­nan ka­wa­san kumuh di 10 kelu­rahan,sudah ditetapkan dengan surat keputusan wali kota dumai untuk mendapat kucuran dana pence­gahan kawasan kumuh dari peme­rintah pusat dan provinsi.

Penanganan sepuluh kelurahan yang sudah dite­tap­kan kawasan kumuh ini,empat jadi kewenangan daerah,dua provinsi dan empat lagi akan menjadi uru­san pemerintah pusat,penetapan kawasan kumuh ini berda­sar­kan kriteria kondisi akses jalan,drainase,sanitasi, kebersihan lingkungan,per­soalan sampah dan kete­raturan lingkungan.

Untuk penanggulangan dan pen­cegahan,sudah tersedia anggaran sesuai kewena­nganyaitu di atas 15 hektare ditangani peme­rintah pusat dan di atas 10 hektare wewenang pro­vinsi serta di bawah 10 hek­tare jadi urusan daerah.

Kegiatan penanganan kawa­san kumuh akan disela­raskan dengan perencanaan program kota tanpa kumuh (kotaku) agar tidak tum­pang tindih dan ada kerjasama saling bersinergi dengan semua pihak dalam penyu­sunan data.

Kepala bidang kawasan permukiman farid mengatakan ada 7 indikator dalam meningkatkan kawasan tanpa kumuh ini/seperti peningkatan jalan,drainase,jaringan listrik,penghijauan/potensi kebakaran,yang harus di perbaiki bersama beberapa instansi lainnya.

Rencana 2017 kelurahan rim­ba sekampung yang akan men­dapatkan dana rp9 miliar dan disusul beberapa kelura­han lain secara bertahap.(ckn)

Editor : ckn

Penulis : Khairul iwan

Related posts

WOW..Kapal Pembawa Bawang Ilegal Tabrak Kapal Patroli Customs 

Celahkotanews

Camat Dumai Kota Cabut nama Gang Air longkang,Juma’at Gotong Royong

Celahkotanews

Pelabuhan Dumai Menjadi Pintu Gerbang Exspor Ikan

Celahkotanews

Leave a Comment