Berita Terbaru pemerintahan

Gubri Targetkan 100 Ribu Wisatawan  Berkunjug Ke Riau

images-67
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman 

Celahkotanews.com || Pekanbaru – Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menargetkan dalam dua tahun ke depan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Riau bisa mencapai 100 ribu orang per tahun, seiring dengan upaya pemerintah daerah menggali segala potensi wisata setempat.

Arsyadjuliandi, di Pekanbaru, Selasa, mengatakan Riau harus menangkap peluang yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo yang telah melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan Tiongkok/China untuk meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 10 juta orang.

“Manado sudah mengambil peluang ini dengan menargetkan 10 juta wisatawan per tahun. Kami tidak perlu banyak-banyak dulu, dimulai dengan 100 ribu wisatawan per tahun,” kata Arsyadjuliandi.

Target kunjungan wisatawan itu naik hampir 100 persen dari jumlah kunjungan ke Riau pada 2015 yang mencapai sekitar 54 ribu wisatawan domestik dan mancanegara.

“Hasil dari MoU Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah China, akan ada 10 juta wisatawan mancanegara dari China yang masuk ke Indonesia. Saat ini di Manado Sulawesi Utara, wisatawan dari China sudah sekitar 600 orang per hari, dan biro perjalanan di Manado telah menargetkan 1.000 wisatawan per hari datang ke Manado. Jika kita dorong terus dengan semangat kebersamaan Insya Allah 100 ribu wisatawan per tahun akan kita capai,” katanya lagi.

Pemprov Riau bersama pemerintah kabupaten/kota akan membuka pintu-pintu masuk ke Riau.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk membuka akses wisatawan yang akan berkunjung ke Riau. Salah satunya, yakni Pemprov Riau dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan menjadikan Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara.

“Pada hari Sabtu-Minggu sudah banyak warga Malaysia yang datang ke kawasan Pulau Rupat, mereka berwisata dan memancing ikan di kawasan Tanjung Medang. Untuk itu, Tanjung Medang akan dibuka sebagai pintu masuk agar para wisatawan dari Malaysia bisa lebih banyak lagi yang datang ke Riau,” ujarnya pula.

Ia mengatakan, punya empat sungai besar yang memiliki nilai cagar budaya dan potensial untuk digali sebagai pariwisata berbasis budaya. Contohnya seperti wisata selancar Bono, Pacu Jalur, hingga Bakar Tongkang.

Selain itu, Andi Rachman juga mengungkapkan, rencana Pemprov Riau bersama pemerintah kabupaten/kota untuk mengembangkan potensi balap sepeda “Tour de Siak” sampai ke Malaka, Malaysia.

“Harus ada yang kami keroyok ramai-ramai dan harus jadi,” kata Andi lagi.(red /Antarariau.com)

Related posts

Kaget…Ini Harga Rokok Persatu Januari 2017

Celahkotanews

Kalau Ngak Tercapai 4 Kursi Akan Saya Pecat Ketuanya

Celahkotanews

Eko Suharjo SKPD Harus Lakukan Efesiensi Anggaran Dan Mencegah Kebocoran 

Celahkotanews

Leave a Comment