Berita Terbaru Celah Kota Sosial dan Budaya

Gubernur Riau Buka MTQ XXXV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2016

GUBERNUR :” MTQ ke-35 jangan dikaburkan dengan keinginan untuk memperoleh juara saja”

mtq1

CELAHKOTANEWS.COM||PEKANBARU – Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), di Provinsi Riau dapat dikatakan sebagai kegiatan rutin dalam keagamaan, dan yang cukup besar dan yang dibiayai oleh pemerintah saat ini. Musabaqoh ini tidak lepas dari dimensi sosialnya sebagai sebuah kegiatan. Dari meriahnya acara yang diselenggarakan, ingin dimunculkan suatu citra bahwa islam memiliki suatu keistimewaan yang harus dibanggakan dan dilestarikan dengan kitab sucinya.

Suara merdu syair islamai pun telah mulai terdenagr oleh sebagaian masyrakat riau dan klhusnya masyrakat pekanbaru MTQ ke 35 tingkat provinsi riau tahun 2016 secra resmi telah berlasung,kegitan yang dim ulai dengan pawai ta`aruf yang di ikuti 35 ribu pserta dari 12 kabupten kota yang ada di provinsi riau.
Pada MTQ tahun 2016 ini 448 jumlah pserta yang mengikuti pertadingan di berbagai cabang yang di mperlombakan

Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA mengemukakan, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV tingkat provinsi tahun 2016 merupakan momentum ini untuk membumikan syiar Islam di Bumi Melayu Lancang Kuning.

“Oleh karena itu, MTQ ke-35 jangan dikaburkan dengan keinginan untuk memperoleh juara saja,” kata pria yang akrab disapa Andi Rachman dalam sambutan pembukaan di Astaka Utama MTQ, halaman Mesjid Agung An Nur, Minggu (9/10/2016) malam.

mtq2

Suami Hj Sisilita itu mengingatkan agar peserta yang tampil benar-benar ”asli” dan bukan ”diimpor” dari daerah lain. Dicontohkan, pada pelaksanaan MTQ nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB) Agustus 2015 lalu, Riau berhasil meraih peringkat enam dengan qari/qariah anak Riau asli.
“Kami juga imbau untuk persiapan pelaksanaan MTQ Nasional 2016 supaya panitia melakukan penertiban qari dan qariah. Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang kembali,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Andi Rachman pun menekankan kepada dewan hakim untuk menjalankan tugas secara jujur tanpa memihak peserta dari kabupaten dan kota manapun. Sehingga, peserta yang menang murni prestasinya sendiri. “Dewan hakim harus objektif, karena ini tugas dunia akhirat,” ujar gubernur.
Sementara walikota dumai berharap dengan kafilah kota dumai yang di utuskan dalam MTQ k35 tingkat propinsi riau ini untuk dapat meraih prestasi,perintah kota dumai selalu optimis,selain itu walikota dumai juga menargetkan kafilah kota dumai masuk di lima besar.

“kita opimis dan yakin dengan Qori dan qoriah kita,dan kita selalu yakin agar kita dapat meraih prestasi,selain itu kita berharap pada MTQ kali ini kita dapat masuk ke lima besar,ujar walikota dumai usai mengikuti pembukaan MTQ ke 35 di halam masid agung anur pekanbaru.

mtq3

Keberadaan al-Qur’an yang menyatu dalam masyarakat memberikan warna-warna yang beraneka ragam mampu memberikan lokal wisdom yang kuat dan mengakar. Musabaqoh Tilawatil Quran merupakan kegiatan yang ditujukan untuk motifator kita dalam memelihara al-Quran. Dari acara ini membuat al-Qur’an yang diangap sebagai wahyu menjadi lebih membumi di masyarakat. Selain itu memberikan sebuah alternatif dalam merespon keberadaan al-Qur’an dengan sebuah sarana kompetisi.

Selain itu juga pemerintah kota dumai mohon doa kepada seluruh masyrakat kota dumai agar seluruh peserta dan kafilah yang ikut bertanding di MTQ ke 35 dapat di berikan kemudahan dan dapat mengahrumkan nama kota dumai.

Penulis : Khairul Iwan

Editor : ilwandi afrinando

Related posts

Ibu Bersimbah Darah Anak Berteriak Histeris

Celahkotanews

Pantai Solop,Kebanggaan Masyarakat Inhil

Celahkotanews

Pemko Dumai Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Toko Mas

Celahkotanews

Leave a Comment