Geely Perkenalkan Sistem Bantuan Mengemudi Terbaru: G-ASD

Otomotif61 Views

CelahkotaNEWS.com – Produsen mobil Tiongkok, Geely, mengumumkan sistem bantuan mengemudi generasi berikutnya, G-ASD, di pameran teknologi CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Dilaporkan Carnewschina pada Selasa waktu setempat, sistem G-ASD ini adalah model siap L3 yang telah diimplementasikan di beberapa mobil Lynk & Co, hasil pengembangan bersama Mercedes-Benz.

Sistem bantuan mengemudi Geely dikembangkan oleh Afari Technology (nama Tiongkok: Qianli Technology) yang berbasis di Chongqing. Baru-baru ini, Mercedes-Benz mengakuisisi 3 persen saham Afari Technology senilai 1,34 miliar yuan (192 juta USD) atau sekitar Rp3,2 triliun.

Sistem bantuan mengemudi pertama yang diungkapkan Afari Technology disebut G-Pilot (Haohan Pilot), menawarkan lima varian pengemudi cerdas: H1, H3, H5, H7, dan H9. Varian-varian ini berbeda dalam hal perangkat keras dan tingkat pemanfaatan kecerdasan buatan.

Pada 6 Januari, Geely mengumumkan era 2.0 dari teknologi bantuan mengemudinya. Teknologi ini didasarkan pada World Action Model (WAM) dan mengadopsi nama baru: G-ASD, singkatan dari “Geely Afari Smart Driving”.

Fitur utama G-ASD adalah WAM, yang dibangun di atas sistem AI 2.0 domain penuh milik Geely. WAM merupakan arsitektur teknis berbasis platform dan terstandarisasi yang meliputi konten modulus, pengalaman lebih otonom, dan produk yang lebih kolaboratif.

WAM memastikan pemahaman konsisten tentang jarak, kecepatan, perilaku objek, dan akal sehat sosial, yang diklaim meningkatkan kemiripan pengambilan keputusan dengan manusia. Sistem ini memungkinkan mobil memperoleh informasi dari berbagai sumber, termasuk data web, data domain, data mengemudi otonom, data interaksi kokpit, dan data bus CAN.

Perangkat keras G-ASD menganalisis informasi berkat model bahasa besar, memungkinkan mobil melakukan kontrol di powertrain, sasis & driveline, bodi & elektronik, dan kokpit. Model berbasis cloud ini memiliki lebih dari 100 miliar parameter.

Sistem G-ASD yang diperkenalkan di CES 2026 menggunakan perangkat keras yang sama dengan pendahulunya, G-Pilot. Misalnya, varian H7 menggunakan 31 sensor dan chip Nvidia Drive Thor dengan daya komputasi 700 TOPS, sedangkan varian H9 mengadopsi dua SoC Thor untuk total 1.400 TOPS.

Geely menargetkan peluncuran fungsi L3 berkecepatan tinggi dan L4 berkecepatan rendah tahun ini, yang memungkinkan operasi robotaxi.

Versi pertama G-ASD diluncurkan pada SUV Lynk & Co 900 melalui pembaruan OTA 2.2.0, dengan fitur terbaru berupa parkir D2D. Fitur ini memungkinkan mobil menavigasi secara otomatis melalui garasi parkir bawah tanah, berbagai lantai dan bundaran, serta mengenali gerbang jalan raya dan tempat parkir. Mobil Lynk & Co lainnya juga telah mengadopsi sistem ini.