Berita Terbaru Hukrim

Eksekusi Putusan MA Kepada Terpidana Perkara Perambah Hutan Mendapat Perlawanan Kuasa

CelahkotaNEWS.com || Dumai – Pelaksanaan eksekusi hasil keputusan mahkamah agung (MA) dilaksanakan Kejaksaan Negeri Dumai kepada terpidana ashari, terpidana perkara perambah hutan, di vonis 4 tahun penjara mendapat perlawanan dari kuasa hukumnya,pasalnya,kuasa hukum terpidana menolak upaya eksekusi dengan alasan belum menerima petikan keputusan dari mahkamah agung tersebut.

Upaya eksekusi tersebut, berlangsung alot serta sempat perang adu mulut antara jaksa dan kuasa hukum saat pelaksanaan eksekusi,yang akhirnya terpidana sendiri bersedia ditahan di rutan dumai untuk menjalani hukuman//

Upaya eksekusi berlangsung alot dan bersitegang perang adu mulut, saat pihak kejaksaan negeri dumai mengantarkan terpidana ashari ke rumah tahanan dumai untuk menjalani hukuman,sesuai keputusan mahkamah agung vonis 4 tahun penjara kepada terpidana, terpidana ashari ini,terjerat perkara tindakan perambahan kawasan hutan tanpa izin,dimana kawasan hutan tersebut,merupakan lahan konsesi izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dan hutan alam milik pt diamon raya timber berada di kelurahan batu teritip,kecamatan sungai sembilan kota dumai.

Atas perbuatan terpidana,jaksa penuntut umum,kejari dumai menuntut terdakwa ashari dengan pasal 94 ayat (1) huruf a junto pasal 19 huruf a uu ri nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dipengadilan negeri dumai.

Namun dalam persidangan di pengadilan negeri dumai tersebut, majelis hakim membebaskan ashari.

Meski harus bersitegang dahulu, akhirnya terpidana ashari bersedia keluar mobil dan masuk ke dalam rutan dumai,untuk menjalani hukuman sesuai keputusan mahkamah agung yang memenangkan memory kasasi yang diajukan kejaksaan negeri dumai dengan vonis 4 tahun penjara.

Haris.SH kuasa hukum terpidana ashari,mengatakan sikap bersikeras dan menolak eksekusi dengan alasan dirinya sebagai kuasa hukum terpidana belum menerima petikan putusan dari mahkamah agung terkait pelaksanaan eksekusi terhadap kliennya,dan meminta terpidana ditunda dipenjarakan.

Seementara itu,Emri SH,Kasi Pidum Kejari Dmai,tetap menjalankan eksekusi terhadap terpidana ashari sesuai hasil keputusan mahkamah agung yang memvonis terpidana 4 tahun penjara,meski upaya eksekusi sempat mendapatkan perlawanan dari kuasa hukumnya dan terpidana tidak bersedia menanda tangani berita acara.

Terpidana ashari saat ini,menjabat sebagai kepala Kepenghuluan atau Jepala Desa Darusalam di Kecamatan Sinaboi,Kabupaten Rokan Hilir – Riau.

Aas keputusan mahkamah agung tersebut,terpidana berakhir juga di rumah tahanan kelas IIB Dumai.(ckn)

Sumber : Dumai vision
Editor : Khairul iwan

Related posts

Alat Berat Di Turunkan,Pemko Dumai Bereaksi Cepat  Atasi Sampah Berserak Di Mundam

Celahkotanews

Gagahi Pacar Lewat Jendela Kamar

Celahkotanews

Menolak Diajak Nikah, Janda Anak Tiga Dibogem Kekasih

Celahkotanews

Leave a Comment