Advetorial Berita Terbaru

Dispersip Dumai Ikuti Lomba Bercerita Tingkat SD se-Provinsi Riau

 

CelahkotaNEWS.com || PEKANBARU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Dumai ikuti acara lomba bercerita bagi siswa SD/MI Negeri/ Swasta se Provinsi Riau yang digelar oleh Dispersip Provinsi Riau Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa, (31/7/2018).

Kadispersip Provinsi Riau Dr. Hj. Rahima Erna, M.Si. dalam sambutannya saat membuka secara resmi acara lomba bercerita tersebut mengatakan, kegiatan bercerita merupakan agenda rutin Dispersip Provinsi Riau dalam rangka menumbuh-kembangkan minat baca anak-anak, terutama tentang buku-buku cerita budaya dan sejarah daerah, legenda kabupaten kota di Provinsi Riau.

Sebanyak sebelas peserta ikut dalam lomba bercerita ini merupakan perwakilan kabupaten kota di Riau. Lomba Bercerita ini seharusnya diikuti utusan dari 12 (dua belas) kabupaten kota di Provinsi Riau, namun ada 1 (satu) kabupaten yang tidak bisa hadir karena keterbatasan anggaran dari kabupaten yang bersangkutan, yaitu Kabupaten Rokan Hilir.

“Total peserta pada lomba bercerita seharusnya 12 (dua belas), namun ada 1 (satu) kabupaten tidak bisa hadir, jadi hanya 11 (sebelas) peserta,” kata Dr. Hj. Rahima Erna, M.Si, saat membuka secara resmi acara lomba bercerita.

Kadispersip Dumai, Suryanto, SP mengatakan, Kota Dumai sendiri mengirimkan 1 (satu) orang peserta yaitu Fara Pradyta Sugianto dan 1 orang guru pembimbing yaitu ibu Jamilah yang berasal dari SDN 003 Pangkalan Sesai Dumai. Fara Pradyta Sugianto mewakili Dumai meraih peringkat Harapan II.

Fara Pradyta Sugianto juga didampingi Kadispersip Kota Dumai Suryanto SP, Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Hj Dra Maria Zolfa, Sekretaris Dispersip H Marwan, Pustakawan Dispersip Tri Martini, A.Md.

Peserta Lomba Bercerita ini diwajibkan membawakan cerita legenda atau dongeng daerah masing-masing. Hal ini dimaksudkan untuk mengangkat cerita-cerita yang beragam yang selama ini masih banyak belum diketahui publik.

“Alhamdulillah Dumai mendapatkan peringkat Harapan II. Materi lomba mengangkat tema tentang cerita, dongeng, legenda dari Provinsi Riau atau dari daerah masing-masing. Juara I Lomba Bercerita Tingkat Provinsi ini akan mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti Lomba Tingkat Nasional di Jakarta.” ungkap Suryanto.

Berbeda dengan cerita provinsi lain seperti Malin Kundang dari Sumatera Barat atau pun berbagai cerita dari tanah Jawa seperti Sangkuriang. Melalui lomba bercerita yang terus dilaksanakan setiap tahunnya, diharapkan minat pelajar khususnya ditingkat dasar mulai mengenal cerita-cerita daerahnya sendiri termasuk kabupaten kota lainnya.

“Riau punya 29 cerita tentang anak durhaka, dan itu mungkin tidak banyak diketahui anak-anak kita. Melalui giat ini Insya Allah setiap tahun anak-anak kita bisa mengenal, mengetahui dan memahami cerita kedaerahan dari Riau ini,” ungkap Suryanto SP.

Untuk diketahui, Setelah acara pembukaan, terlebih dahulu diadakan technical meeting untuk memberikan informasi dan pengarahan tentang teknik penilaian dan syarat-syarat maupun tata tertib lomba. Materi lomba mengangkat tema tentang cerita/ dongeng/ legenda dari Provinsi Riau atau dari daerah masing-masing.

Tidak hanya itu, Para peserta lomba dituntut unjuk kebolehan dalam mendongeng tanpa teks untuk memperebutkan predikat Juara I, II, III, Harapan I dan Harapan II dengan hadiah berupa piagam penghargaan, trophy dan uang pembinaan. Juara I Lomba Bercerita Tingkat Provinsi ini akan mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti Lomba Tingkat Nasional di Jakarta.(ADV)

 

Related posts

PTGN Perluas Pasar Konsumen Di Dumai

Celahkotanews

Mayat Mr X Ditemukan Dikamar Mandi Rumah Makan

Celahkotanews

Gubri : Penyusunan Program Ketenagakerjaan 2018 Dapat Bersinergi Dengan Upaya Memajukan Investasi Riau.

Celahkotanews

Leave a Comment