Celahkotanews.com || Dumai – Kantor Lingkungan Hidup (KLH) belum bisa memprediksi sementara dampak dari Debu hitam yang memenuhi rumah warga karena keterbatasan alat pemeriksaan lingkungan hidup.
“Untuk saat ini kita belum periksa hasil dari debu hitam yang dari pembakaran PT Pertamina Refenery Unit II Dumai karena keterbatasan alat periksa lingkungan,” kata Sri Ramadhani kepala laboratorium dan pengawas KLH Dumai.
“Kita sampai saat ini tidak ada dipedulikan, karena sampai saat ini KLH sudah berbuat jangankan alat untuk meningkatkan status badan saja belum ada tanggapan,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk sementara dampak buruk tidak ada jika tidak berkelanjutan. “Kalau tidak berkelanjutan tidak ada dampaknya, hal ini sama dengan dampak kabut asap,” katanya saat pertemuan bersama warga.
Melihat Ketidak Berdaya Kantor lingkungan Hidup ini perlu dipertanyakan,nah bagai mana dengan Lingkungan kota dumai ini jika instansi terkait terkesan adem ayam.(one*1)








4 comments