Berita Terbaru Gaya Hidup dan Kesehatan

Bersempena Hari Kartini 2017 BPJS Kesehatan Dumai Lakukan Pemeriksaan IVA Dan PAP Smear

logolicious_20170425_130433
Bersempena Hari Kartini 2017 BPJS Kesehatan Dumai Lakukan Pemeriksaan IVA Dan PAP Smear

 

Celahkotanews.com || DUMAI – Memperingati Hari Kartini, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja (KK) bersinergi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Dumai menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) atau Pap Smear di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan deteksi dini melalui IVA/ Pap Smear ini merupakan salah satu bentuk program promotif preventif bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk menekan jumlah penderita kanker serviks.

Melalui kerjasama dengan OASE Kabinet Kerja dan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan pun siap memberikan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh perempuan usia produktif yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Kegiatan ini telah dilaksanakan sebelumnya di Perawang, Kabupaten Siak, dan hari ini Selasa (25/4/2017) dilaksanakan di Ballroom Hotel Comfort Kota Dumai, dibuka langsung oleh Ibu Walikota Dumai, Hj. Haslinar.

Pemeriksaan IVA/Pap Smear dilakukan untuk mengetahui dan mendeteksi adanya kanker leher mulut Rahim/ CA Cervix. Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita dan juga penyebab kematian nomor satu dari jenis kanker yang menyerang wanita.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Adi Siswadi mengatakan bahwa layanan pemeriksaan IVA/ Pap Smear ini dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dan HUT Ke-18 Kota Dumai, “Sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” kata Adi.

Berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara nasional tahun 2016, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar, sementara di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp87,1 miliar. Pada tahun yang sama, terdapat 137.465 peserta JKN-KIS yang telah menjalani pemeriksaan IVA dan 206.497 peserta JKN-KIS yang menjalani pemeriksaan Pap Smear.

“Sebagai penyelenggara program JKN-KIS yang lebih dari tiga tahun beroperasi, BPJS Kesehatan siap mengawal dan menyukseskan misi OASE KK dalam meminimalisir angka penderita kanker serviks di Indonesia. Program pemeriksaan IVA/ Pap Smear tersebut merupakan salah satu dukungan BPJS Kesehatan terhadap Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017. Dengan melakukan upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini melalui program promotif preventif diharapkan dapat menurunkan biaya pelayanan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan penduduk Indonesia,” tambah Adi.

Pemeriksaan IVA dapat dilakukan di semua FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Dumai yang tersebar di 5 Kabupaten Kota yaitu Kota Dumai, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti, dan khusus untuk Pap Smear, pemeriksaan dilaksanakan di Laboratorium Thamrin yang ada di Kota Dumai, semua persyaratannya sama yaitu cukup dengan menunjukkan Kartu JKN-KIS yang aktif.

Berdasarkan data per 14 April 2017, terdapat 176.591.664 jiwa penduduk Indonesia yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Selain itu, terdapat total 20.736 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri atas 9.819 Puskesmas, 4.508 Dokter Praktik Perorangan, 1.144 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 5.305 Klinik Pratama, dan 15 RS D Pratama. Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 5.020 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 2.126 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 166 Klinik Utama), 2.195 Apotek, serta 984 Optik.

OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya Nawacita Presiden Jokowi. Salah satu program yang digalang adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai tahun 2015 – 2019.(ckn)

Related posts

Tanpa SK, Honorer Bergaji

Celahkotanews

Polres Dumai Selesaikan 496 Kasus Sepanjang 2017

Celahkotanews

Dispersip Dumai Mengikuti Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat SLTA Terbaik se-Provinsi Riau

Celahkotanews

Leave a Comment