Hukrim

Beredar Isu,”THL Nyogok Pakai Seks

ilustrasi-pekerja-seks-komersil-psk

ilustrasi

 

 

Tak Sanggup Bayar Uang, Setoran Seks Jadilah buat THL
Kampar, CELAHKOTANEWS.COM – Padahal pengorbanan untuk diterima menjadi THL tidak sedikit. Koordinator Serikat Buruh Medis Kampar (SBMK) Rian Azrianda yang juga aktivis Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) mengatakan, polemik THL merupakan buntut dari program Puskesmas 24 Jam. Dinkes melakukan perekrutan THL besar-besaran.

Program itu telah mendapat penghargaan dari Pemprov Riau. Artinya, Pemprov Riau menganggap program tersebut berhasil. Menurut Rian, program tersebut seakan menimbulkan petaka bagi THL.
“Program yang dicanangkan Bupati akhirnya bermasalah. Perekrutan THL sarat permainan,” ujarnya.

Rian mengatakan, indikasi beredarnya SK pengangkatan fiktif di tangan THL belum terkuak. Selain itu, ada juga THL yang tidak pernah bekerja, namun menerima gaji.

“Sementara yang bekerja, tidak menerima gaji. THL yang tidak digaji, mengaku pernah menandatangani amprah gaji 2014,” katanya.
Bukan itu saja, tambah Rian, para THL masih mendapat gaji untuk sembilan per tahun. Padahal, mereka bekerja 12 bulan penuh setahun. Selain itu, hak izin sakit dan curi melahirkan tidak didapat.

Menurut informasi yang di Peroleh dari slah satu sumber ada THL yang rela Tubuhnya ditiduri karena tak sanggup membayar uang Pelicin asal dapat di terima.

“Diminta sampai Rp 50 juta.tapi nggak sanggup,Terpaksa Nyogok Pakai Seks,”ujar sumber yang berteman dengan THL tersebut.adapun THL yang menjajahkan Tubuhnya itu kepada oknum Dinas kesehatan Kampar Pada Perekrutan Tahun 2014 yang lalu.

Related posts

Demo di Polda Riau, AMRIL Desak Pengusutan Dua Dugaan Pidana Bupati Bengkalis

Celahkotanews

Brimob Polda Riau Amankan Bungkusan Yang Curigai di Gereja Hangtuah 

Celahkotanews

Mengaku Oknum OKP, Seorang Pria Ancam Warga Inhu Pakai Senjata Api

Celahkotanews

Leave a Comment