Berita Terbaru Hukrim

Bapak Dan Anak,Terdakwa Sabu 3 Kg Jalani Sidang Lanjutan

2016-11-14_19-22-54

Celahkotanews.com || Dumai – Amrizal (53) dan Hengki (25) terdakwa narkoba jenis sabu kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan negeri (PN) Dumai, Senin (14/11). Sidang terdakwa kasus narkoba jenis sabu dengan berat kotor sebesar 3 kilogram ini dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Sidang itu di pimpin oleh Elvin Adrian selaku ketua majelis hakim dan dua anggota lainnya Firman Khadafi dan Irwansyah.

Seperti diketahui, kedua terdakwa punya hubungan keluarga yakni bapak dan Anak. Mereka ditangkap Polsek Dumai Kota, Ahad (19/6) lalu di Bundaran Putri Tujuh. Mereka diketahui merupakan warga Gang Melati Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur. Saat ditangkap mereka sedang membawa barang bukti 3 kilogram yang terbungkus rapi dengan lakban didalam kotak.

Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Bernad Simanjuntak SH menghadirkan saksi dari anggota Polsek Dumai Kota sebanyak tiga orang. Ketiga saksi ini yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa dengan teknik undercover buy.

Ketiga saksi tersebut yakni Brigadir Kasmandri, Brigadir jeprizal dan Brigadir  Dedi Apriadi. Dalam kesaksian mereka diketahui bahwa terdakwa merupakan kurir sabu. Para saksi melakukan teknik undercover buy agar bisa menangkap pelaku.

“Ini sidang kedua, pertama kali pekan lalu pembacaan dakwaan, hari ini menghadirkan saksi-saksi, rencananya pekan depan juga akan diperiksa saksi lainnya,”terang JPU Kejari Dumai, Andi Bernad Simanjuntak kepada Celahkotanews.com

Memang penangkapan pelaku menggunakan teknik undercover buy, cara ini diatur dalam UU, karena narkoba ini merupakan jaringan sistematis, jadi untuk mengungkapnya harus dengan cara bergabung dengan mereka.”barang bukti berat kotor sebesar 3 kg, namun berat bersih hanya 2,6 kg,”terangnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa, Rahma Kareni mengatakan dari keterangan saksi diketahui bahwa barang sabu-sabu tersebut bukanlah milik terdakwa, namun merupakan milik orang lain yang telah di tetapkan sebagai DPO. “Kalau dari berkas dakwaan diketahui ada tiga DPO yakni Mulyadi, Ani dan Helmi,”tambanya.

Ia mengatakan peran terdakwa hanya sebagai kurir atau pengantar barang.”dari sidang tadi itu yang kami tangkap dari keterangan saksi,”tuturnya.(Ckn)

Editor : Ckn

Penulis : Wan Bolki

Related posts

Walikota Dumai Sebut, ‎Hasil laporan Reses DPRD 80 Persennya Infrastruktur

Ckn

110 Anak  Ikuti Jambore Panti Asuhan

Celahkotanews

Dumai Vision Hadirkan Bupati Harris dan H. Abdullah Dialog Khusus Teknopolitan Pelalawan

Celahkotanews

Leave a Comment