Gaya Hidup dan Kesehatan

Apptune,Aplikasi Yang dibuat khusus Untuk Penyandang Tuna Netra Berbasis Android

Jakarta – Apptune merupakan aplikasi yang dibuat khusus untuk para penyandang tuna netra berbasis Android yang dapat menghubungkan mereka dengan para relawan, yang bersedia membantu jika dibutuhkan.

Aplikasi ini muncul atas keprihatinan Muhammad Rahmatullah bersama empat temannya yang tergabung di Developers Student Club saat masih duduk di bangku kuliah yakni Universitas Hasanuddin Makassar tahun 2018 lalu, terhadap para penyandang tuna netra di Makassar.

“Kami berkunjung ke Yayasan Peduli Tuna Netra Indonesia dan kami mewawancarai adik-adik tuna netra. Di sana, kami bertanya apa kesulitan yang mereka hadapi khususnya di sekolah,” kata Rahmat di kantor Google Indonesia,seperti dikutip dari halaman cnnindonesia.com  Selasa (14/5).

“Ternyata mereka sangat kesulitan mendapatkan relawan untuk membantu misal ketika ingin ujian karena pada saat ujian di sekolah itu kan bisa saja ada gambar atau simbol, mereka perlu dibacakan untuk menjawab soal tersebut,” sambungnya.

Lebih lanjut kata Rahmat, para relawan tersebut hanya bisa mendaftarkan diri di Yayasan Peduli Tuna Netra Indonesia (Yapti) Makassar.
Selain itu, pria berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa untuk dapat menggunakan aplikasi Apptune, para penyandang tuna netra dibantu dengan aplikasi bawaan dari ponsel Android yakni Talk Back.

“Untuk menggunakan aplikasi Apptune sendiri, kami menggunakan Talk Back supaya screennya bisa bicara kepada tuna netra untuk lebih memudahkan mereka mengakses aplikasi Apptune ini,” jelas Rahmat.

Oleh sebab itu, Rahmat dan tim merancang aplikasi Apptune tidak menggunakan gambar atau ikon di dalam aplikasi untuk memudahkan Talk Back mendeskripsikan komponen-komponen yang ada di Apptune.
Menyoal relawan, yang bertugas untuk membuat akun relawan hanya petugas Administrasi yang ada di Yayasan Peduli Tuna Netra Indonesia (Yapti) Makassar.

“Untuk log in [akun penyandang tuna netra] hanya butuh nama lengkap dan nomor telepon. Kenapa? Supaya lebih gampang untuk komunikasi dengan relawan,” tutur Rahmat.

“Di dalam aplikasi Apptune, untuk mendapatkan relawan, penyandang tuna netra diharuskan mengisi formulir. Dia bisa milih prioritas relawannya, keperluannya apa, kapan dan lokasi ada di mana [lokasi tempat tinggal penyandang tuna netra],” lanjutnya.

Sayangnya, aplikasi ini hanya dapat digunakan oleh para relawan yang telah terdaftar melalui Yayasan Peduli Tuna Netra (Indonesia) Makassar dan juga para penyandang tuna netra di Makassar.

Namun kata Rahmat, pihaknya akan terus mengembangkan aplikasi Apptune untuk dapat dipakai para penyandang tuna netra di luar kota Makassar. (din/age/int)

sumber :cnnindonesia.com

Related posts

817 Warga Pekanbaru Terserang DBD

Celahkotanews

7 Tanaman yang Bisa Membunuh

Celahkotanews

5 Tipe Teman yang Harus Dijauhi

Celahkotanews

Leave a Comment