Berita Terbaru Ekonomi

Apa Solusinya.? Populasi Petani Indonesia Terus Menurun

2017-01-07_12-13-12
Foto hanya ilustrasi/net

Celahkotanews.com || Jakarta –  Kementerian Pertanian (Kementan) tengah berupaya dalam meningkatkan penggunaan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk mempercepat waktu budidaya tanaman, menghemat tenaga kerja, serta efesiensi biaya produksi.

Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pertanian berbasis mekanisasi menjadi faktor penting dalam mensubtitusi tenaga kerja manusia pertanian (petani).

Sebab, dalam tempo 10 tahun belakangan jumlah petani terus mengalami penyusutan.

“Telah terjadi pergeseran tenaga kerja pertanian ke non-pertanian lebih dari 5 persen. Pada 2015, petani Indonesia tinggal 27 juta jiwa. Karenanya, perlu didukung oleh mekanisasi pertanian yang membantu proses produksi,” ungkap Amran di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (6/1/2017).

Menteri asal Bone, Sulawesi Selatan, itu menjelaskan penggunaan alsintan atau mekanisasi pertanian telah memberikan bukti dapat mempersingkat waktu bididaya tanaman dan penghematan tenaga kerja sebesar 60 persen.

“Indeks pertanaman (IP) dan produktivitas lahan pertanian meningkat sedangkan biaya tenaga kerja dapat dihemat lebih dari 50 persen,” kata Amran.

Arman menuturkan, pihaknya telah melakukan penyusunan grand design pengembangan mekanisasi Indonesia hingga 2045, agar seluruh kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) lokal dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri.

Dalam pengembangan tersebut, Amran telah melibatkan Badan Litbang Kementerian Pertanian, lembaga riset, perguruan tinggi, serta industri alsintan dalam negeri.

Untuk itu, dirinya berharap kedepan akan ada sinergitas antar lembaga negara mulai dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Pertanian, untuk dapat meningkatkan daya saing pertanian.

“Jumlah penggunaan alsintan di Indonesia masih lebih kecil dibanding negara tetangga. Jumlah alsintan untuk budidaya dan usai panen padi di Indonesia, saat ini baru 231.870 unit,” kata Amran.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian terus mengalami penurunan dari 39,22 juta pada 2013 menjadi 38,97 juta pada 2014. Dan jumlah tersebut turun kembali menjadi 37,75 juta pada 2015.(Kompas.com)

sumber : Kompas.com

 

Related posts

Rokok ini Sebenarnya lebih Berbahaya dibanding Rokok Biasa

Celahkotanews

Eko Suharjo Wakil Walikota Dumai ​Lantik 8 Pejabat Eselon II 

Celahkotanews

Bunga Tanjung Tak Semerbak Bau Bunganya,Listrik Masih Jadi Dambaan

Celahkotanews

Leave a Comment