Berita Terbaru Hukrim

Aksi Bela Pertamina 300 Serikat Perkerja Demo

CelahkotaNEWS.com || DUMAI- 300 Serikat Pekerja Pertamina RU II Dumai dibawah FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu) menggelar longmurch di Gate I Kilang Pertamina Jalan Putri Tujuh Dumai,Rabu (18/7/2018).

Dalam selembaran yang di sebarkan para pekerja ini Bertulidakan ‘AKSI BELA PERTAMI A’

300 Serikat Pekerja Pertamina RU II Dumai dibawah FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu)
Menilai Pertamina dalam posisi bahaya,dannperlunya penyelamatan .

Dalam beberpa tahun terakhir ini Direksi Pertamina di obok-obok dan gonta ganti sehingga efektitas Perusahaa jadi terganggu.Bahkan sampai saat ini Direktur Perramina dan Komisaris Pertagas belum juga di tetapkan.

Direktorat Gas PT.Pertamina dihilangkan,perubahan nomenklatur dan reoganisasi pertamina ya g merugi perusahaan melalui SK BUMN No.39/2018,hingga saat ini Serikat Pekerja pertaminamasih Menggugat SK tersebut ke PTUN.

Selain itu juga para pekerja ini menilai.Kebijakan Pemerintah melalui PerMen No.36/2016 dalam hal BBM satu harga yang konsekuensinya dibebankan ke perusahaan hal ini mengerus keuntungan perusahaan dan bisa menyebabkan perusahaan bangkrut.

Dipoin lain mereka melihat Penguasa memerintahkan Pertamina menambah kuota BBM Premium tanpa disubsidi melalui Perpres No.191/2014 dari 5 juta KL menjadi 12,5 KL sehingga kerugian pertamina semakin membesar.

Kemudian Pemerintah memerintahkan melalui Permen ESDM No.21/2018 bahwa pertamina harus melalui persetujuan Pemerintah dalam menaikan harga Pertalite,padahal pertalite ini adalah penopang kerugian pertamina.

Permen ESDM no.23/2018 yang semakin menambah kerugian Pertamina,kerena Pemerintah akan memberikan wilayah kerja Migas kepada operator Eksistising (ASING),termasuk blok rokan yang akan habis tahun 2021 dan berpotensi akan kehilangan 220.000 BOPD (Barrel of Oil per Day).

Dilepasnya pertagas dari Pertamina ke PGN yang menyebabkan kurangnya pendapatan negara dari Pertamina,hal ini kerena yang sebelumnya saham pertagas 100% milik Pertamina akan jatuh ketangan publik,saham PGN 43 persen dimiliki swasta,yang sebagian besar dikuasai swasata ASING.Jika diakuisisi atau dicaplok,maka modal yang ada di pertagas akan memperkaya pihak ASING.(*)

Sumber :SP-KMPT

Related posts

Diperkirakan 946,36 Hektar Luas Lahan Pertanian di Kuansing Terendam Banjir

Celahkotanews

Polres Dumai Tangkap Mucikari Prostirusi Online 

Celahkotanews

Warga Tionghoa Dumai  Akan Rayakan Imlek Dengan Sederhana Dan Terbuka

Celahkotanews

Leave a Comment