Berita Terbaru Lingkungan

Akibat DBD,Tiga Pasien Meninggal Dunia 

celahkotaNEWS.com || DUMAI – Kepala Seksi Pelayana Medis RSUD Kota Dumai, dr Bakrie‎ mengungkapkan, terhitung sejak Januari hingga November 2019, tercatat sebanyak 803 pasien terserang penyakit DBD yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai.

Dijelaskanya, dari 803 pasien yang terserang penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti, tercatat tiga anak di Kota Dumai meninggal dunia akibat DBD.

Diakuinya, tiga anak tersebut dilarikan ke RSUD Dumai, ketika masuk ke tingkat paling membahayakan yakni DSS (Dengue Shock Syndrom).

“Hingga November 2019, ada 803 pasien DBD yang kita tangani, dimana 3 anak meninggal dunia. Satu warga Kelurahan Bagan Besar meninggal dunia Januari lalu kemudia, warga Kelurahan Teluk Binjai meninggal dunia pada 4 November 2019, dan satu lagi 1 pasien dari kecamatan Sungai Sembilan pada 12 November 2019, ” terangnya.

Dijelaskannya, untuk jumlah pasien DBD yang ditangani setiap bulannya, berkisar pada angka 20 hingga 60 pasien. Dimana, jumlah penderita DBD meningkat signifikan terjadi pada November dengan jumlah 239 pasien.

“Secara keseluruhan, pasien yang terserang DBD diusia 5-15 tahun. Sesuai data pasien DBD yang kita tangani di bulan November mencapai 239 orang. Artinya, jika dibandingkan pada bulan lainnya, jumlah itu meningkat cukup signifikan,” ungkapnya.

Lebihlanjutditerangkanya, adapun wilayah yang rentan terserang DBD terdapat ditiga Kecamatan yaitu, Kecamatan Sungai Sembilan ada ditiga Kelurahan, Tanjung Penyebal dan Basilam Baru.

Kemudian, tambahnya, Untuk Kecamatan Dumai Timur, ada dua Kelurahan, Jaya Mukti dan Bukit Batrem. Terakhir, di Kecamatan Bukit Kapur ada di Kelurahan Bagan Besar dan Bukit Kapur.

Diterangkanya, belajar dari pengalam tiga pasien meninggal dunia yang pihaknya tangani, karena adanya keterlambatan penangan terhadap pasien, dimana mereka tiba di RSUD dengan kondisi pasien sudah masuk ke tingkat paling membahayakan.

“Untuk itu Kita himbau masyarakat jika anaknya terserang gejala penyakit DBD agar segera dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, sebelum terlambat,” pungkasnya.(ckn)

Foto : [email protected]

Related posts

Ya Ampun,Di tengah Gejolak Blobal dan Perlambatan Ekonomi Dunia Ada Lagi Kabar Buruk di Ekonomi Indonesia

Ckn

Ibu Aidil, Lena Marlina meneteskan air mata,Balik ke Dumai dan Harus Minum Susu Khusus, Begini Kondisi Aidil Bocah Gizi Buruk

Celahkotanews

Warga Pekanbaru Protes  Roda Dua dilarang  Melewati  Fly Over

Celahkotanews

Leave a Comment