Dibuang Sayang DiBakar Hangus Mending Dibawa Pulang

2016-08-02_15.57.04
4 Karung Bawang Tidak Ikut Dimusnahkan 02/08

Celahkotanews.com || Dumai – Disela-sela pemusnahan bawang merah yang dilakukan pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru wilayah Kota Dumai, Selasa (2/8) tadi, terdapat 4 karung bawang yang tidak dimusnahkan, Hal tersebut menjadi pertanyaan.

Maklum, mungkin saja hasil penangkapan itu di ambil untuk digunakan bumbu masakan dirumah, hal itu terlihat dihadapan awak media,CELAHKOTANEWS.COM merangkum informasi dari lokasi, bahwa bawang diduga sebagai upah kerja. buang sayang, dimusnahkan hilang, mending dibawa pulang. Mungkin begitulah halnya.

Pasalnya bawang merah ilegal itu seharusnya ikut dimusnahkan, tapi malah di bawa kembali, “mungkin sebagai upah kerja jadi di bawa saja,” ujar seorang pemuda dilokasi permusnahan tersebut.

Tidak disebutkan untuk siapa bawang itu dan diberi siapa, namun 4karung bawang itu tidak dimusnahkan pihak Balai Karantina disela-sela pembakaran dan penguburan bawang itu.

Bawang Merah Ilegal dan beberapa komoditi hasil penegahan dan penangkapan yang dilakukan pihak Bea dan Cukai, TNI, Polri dikota Dumai. Sebanyak 172,5 Ton Bawang dimusnahkan dengan cara di timbun. Proses pemusnahan itu dilakukan di Jalan Dumai- Pakning Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai. Selasa (2/8) pagi.

Pemusnahan komoditi itu dilakukan dengan cara dibakar dan di timbun.

Berdasarkan rekapitulasi pemusnahan Balai Karantina Pertanian I wilayah kerja Dumai yang dirangkum dari tanggal 2 Agustus 2016 8 batang bibit, 5 kotak buah segar, 7 ekor ayam, 36 Kg daging babi dan 9 Kg daging ayam ditahan dari terminal penumpang. Pada pemusnahan itu terlihat juga pihak Bea Cukai, TNI dan Instansi terkait.(C1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *