Jakarta – Partai Gerindra mencopot Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dari posisi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Aceh Selatan. Keputusan diambil usai Mirwan terkonfirmasi justru pergi ibadah umroh di tengah penanganan dampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayahnya.
“Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan. Oleh karena itu, DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono dikutip, Sabtu (06/12/2025).
Berdasarkan sejumlah informasi, Mirwan tercatat pergi ke Tanah Suci bersama istrinya sejak Selasa (02/12/2025). Dia mengklaim, kondisi dampak dari banjir pada 27 November lalu sudah mulai membaik saat akan berangkat Umroh.
Selain itu, dia pun mengklaim sudah menyerahkan seluruh koordinasi penanganan bencana kepada para pejabat di pemerintahannya. Dia menyebut kondisi warga Aceh Selatan sudah kondusif.
Dia juga mengatakan, agenda Umroh sudah dijadwalkan sejak sebelum terjadinya bencana banjir bandang. Bahkan, ibadah tersebut adalah bagian dari nazar yang belum ditunaikan sejak pertarungannya di Pilkada Serentak 2024. Dia pun mengklaim sempat menunda keberangkatan yang seharusnya pada 29 November menjadi 2 Desember lalu.
Banjir bandang sendiri menerjang sekitar 11 kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan. Berdasarkan data Basarnas, terdapat 5.940 orang yang terdampak bencana alam tersebut. Meski, BNPB pun melaporkan tak ada korban jiwa dan korban hilang di wilayah kabupaten tersebut.
Namun, BNPB mencatat banjir turut merusak 31 fasilitas umum; 27 fasilitas kesehatan; satu fasilitas pendidikan; tiga rumah ibadah; tiga gedung atau kantor; dan satu jembatan terputus.







