Berita Terbaru Lingkungan

36 KK 160 Jiwa, Korban Kebakaran Bintan Dumai Hidup Dibawah tenda Darurat

 

IMG_20160401_154833_edit
33 KK 160 Jiwa Dalam Foto Suasana Di Tenda Penampungan,Korban Kebakaran Rumah Jalan Bintan Dumai

Celahkotanews.com || DUMAI- Kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Bintan, Gang Kuini, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Jumat (1/4/16) dini hari tadi rupanya menghanguskan sedikitnya 33 rumah yang dihuni 36 kepala keluarga (KK).

Informasi ini secara langsung disampaikan Camat Dumai Kota, Budi Hasnur kepada awak media. “Sesuai laporan RT hingga Kelurahan bahwa jumlah rumah yang terbakar itu ada 33 rumah yang ditempati 160 jiwa,” katanya, Jumat (1/4/16).

Dijelaskan Hasnur, kini pemerintah sudah mendirikan tenda darurat untuk menampung korban. Sementara bantuan dari pemerintah daerah sudah mengalir yang diantaranya beras, makanan siap saji, seragam sekolah dan lainnya.

“Selain untuk menampung pengungsi, tenda darurat juga dijadikan tempat untuk menampung bantuan. Sekarang bantuan yang sudah masuk ada dari Dinsos, BPBD, Bulog dan sejumlah instansi pemerintah daerah,” katanya.

Informasi dilapangan, kebakaran begitu cepat melahap bangunan rumah hingga rata dengan tanah. Mengingat kebakaran rumah tersebut di pusat padat penduduk hingga membuat kesulitan petugas untuk melakukan pemadaman.

Salah satu warga yang menjadi korban musibah amukan si jago merah, Jhon mengatakan, kebakaran terjadi dari rumah warga yang bernama Jibun. Api begitu cepat menyambar bangunan rumah yang ada di sekitarnya.

“Api begitu cepat menyambar bangunan rumah yang ada disekitarnya. Saya sekarang hanya tinggal pasrah melihat kondisi rumah saya ini rata dengan tanah. Kami sekeluarga juga tidak tau mau tinggal dimana, mengingat harta benda sudah ikut terbakar,” kata Jhon, pagi.

Tidak hanya itu saja, dalam peristiawa itu sejumlah warga juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap peralatan mobil damkar milik Pemerintah Kota Dumai. Pasalnya pada proses pemadaman berlangsung alat pemadam kebakaran milik BPBD Dumai tidak bekerja secara maksimal.

“Damkar datang sangat cepat, namun selang mereka tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran sehingga kobaran api dengan cepat menyambar rumah warga yang berada di sekitarnya. Kalau seandainya selang yang dimiliki Damkar BPBD Dumai panjang, mungkin tidak semua rumah terbakar,” kata Edriwan.

Dikatakannya, setelah selang sambungan datang, barulah petugas Damkar BPBD Kota Dumai baru bisa melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat.”Kita juga sangat berharap kepada Pemerintah Kota Dumai untuk dapat memperhatikan fasilatas Damkar,” ucapnya.

Pantauan dilokasi kejadian, sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran berusaha memadamkan api menggunakan ember dengan sumber air dari selokan, hal tersebut dilakukan hingga petugas Damkar bekerja dengan maksimal.

Sementara Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya musibah kebakaran rumah di Jalan Bintan. Untuk mengungkap penyebab kebakaran, kata dia, pihaknya menurunkan anggotanya untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

“Benar ada kebakaran. Informasi yang saya peroleh kebakaran meludeskan 50 unit rumah yang posisinya dilingkungan pada penduduk. Kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran itu terjadi,” ujarnya singkat.

Sedangkan dalam musibah kali ini, kata dia, tidak ada korban jiwa dan hanya mengalami kerugian materil. Untuk jumlah kerugian materil dikabarnya mencapai Rp1 miliar. Dan lokasi kejadian kebakaran tersebut kini sudah terpasang garis polisi.

Pantauan pada pagi Jumat masyarakat sekitar dan juga korban kebakaran sibuk melakukan barang-barang berharga yang mungkin tidak terbakar. Terlihat mereka memilah-milah barang-barang seperti panci, besi dan kursi yang tidak habis terbakar.(RTC)

Related posts

Gerbang Kantor Walikota Jadi Tempat Mabuk – Mabukan

Celahkotanews

Bocah Tiga Tahun Tantang Kasatpol PP Dumai

Celahkotanews

Saya Baru Satu Kali Melakukanya 

Celahkotanews

Leave a Comment