Berita Terbaru Lingkungan Sosial dan Budaya

Peringati Hari Buruh Sedunia, Ketua Serikat Buruh Kota Bumai Minta Sistem Orsoursing di Cabut Buruh Dan Upah yang Layak

Hari Buruh
Saiful Azhar Ketua SBKD

CELAHKOTANEWS.COM, DUMAI – Pada Bulan Mei banyak sekali kita akan menemui tanggal merah / hari libur salah satunya adalah tanggal 1 mei Yang merupakan hari bersejarah buat para buruh sedunia, yang menjadi momen penting karena 1 mei di tetap kan sebagai hari buruh sedunia (Hari buruh Internasional). Para buruh merupakan tokoh terpenting dalam memutar roda ekonomi. Disamping itu para buruh juga menjadi pemasok devisa bagi negara khusunya bagi para buruh yang bekerja di luar negeri .

Pada tahun 2015 ini hari buruh di peringati pada tanggal 1 mei 2015 Yang bertepatan dengan hari Jum’at . pada momen ini para buruh mempunyai kesempatan untuk mengapresiasikan suka duka selama mereka menjalani pekerjaan sebagai seorang buruh. tanpa adanya seorang Jasa dari para buruh maka perekonomian suatu Negara tak bisa berjalan dengan lancar. kerana merekalah yang mengorbankan tenaga , fikiran dan hal lain yang bertujuan membangun perekonomian dunia,hal ini juga dapat kita jumpai bagi para buruh yang ada di kota dumai khusunya para buruh yang berkerja di sektor pelabuhan bongkar muat kapal –kapal dari luara negeri yang setiap harinya melakukan aktifitsan di kuala sungai dumai sebagai sungai tersibuk di kota dumai ini.

Terkaii dengan peringatan hari buruh seduania dan khusnya di kota dumai ini ketua serikta buruh kota dumai syapul azhar pada celahkotanews.com mengatakan.

”Kita berharap permasalahan nasional yaitu Permasalahan Orsousing hal ini merupakan satu ancaman dan dilema bagi buruh khusunya di kota dumai sampai saat ini,sejauh ini kita harap Permasalahan orsorsing ini harus di cabut sebab hal ini sangat merugikan buruh,dengan ini juga dengan aktifitas buruh bongkar muat yang ada di kuala sungai dumai ini di harapkan adanya dukungan dari pemerintah,sejauh ini sebagimana yang kita lihat pengaruh inflasi dan tingginya dolar terhadap rupiah hal ini juga sangat berpengaruh terhadap aktifitas buruh,dengan ini juga perlunya ada perhatian baik pemerintah maupun dari pihak pengusaha agar kesejahtraan para buruh ini dapat terjamin.sjeuh ini untuk buruh yang di naungi oleh serikat buruh di kota dumai pada tahun ini kita tidaka akan melakukan aksi unjuk rasa.sejauh inijuga syaipul azhar ketua serikat buruh kota dumai sangat kecewa terhadap upah buruh kalrena imflemtasinya masih banyak perusahaan –perusahaan yang ada di kota dumai ini member upah di bawah standar,dengan memperingati hari buruh ini diharapkan tidakanya lagi upak di bawah UMK,saipul juga memimta PIhak terkait Disnaker kota dumai untuk melakukan penegasan dan tidak berkerja dan berbicra hanya di atas kertas saja,”Jelas Saipul.

ABSTRACT Fenomena kemiskinan Di perkotaan merupakan tantangan yang sangat serius saat ini. Di sadari atau tidak, setiap saat kesenjangan antara golongan kaya dan miskin di kota dumai ini semakin melebar. Tetapi tingkat pengetahuan kita dewasa ini mengenai keanekaragaman wajah kemiskinan khusnya di kota dumai masih sangat terbatas. Pengetahuan tentang keadaan golongan miskin, proses pemelaratan serta dinamikanya masih kurang memadai. kehidupan buruh di kota dumai sagat jauh dari harapan merka,terik mata hari, siraman hujan merupkan hal yang lumrah,hal ini juga perlunya ada pertimbnagn yang mendasar yang harus dilakukan yang berkaitan dengan upah buruh. Pertimbangan pertama, berkaitan dengan posisi buruh Bongar muat pelabuhan dalam struktur sosial masyarakat kota hal ini Sebagai kelompok masyarakat dengan upah minim, buruh bongar mauat adalah kelompok masyarakat yang menduduki posisi terbawah- baik dari segi status sosial maupun tingakat pendapatan dalam stuktur sosial masyarakat kota dumai.

Jarang kita melihat para buruh di kota dumai ini memiliki kekayaan yang banyak atau bisa dikategorikan kedalam golongan masyarakat menengah ke atas. Mayoritas para buruh dikategorikan dalam golongan menengah ke bawah dan banyak juga diantara para buruh untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya masih kurang dari penghasilannya sebagai seorang buruh.

Hal ini lah salah satu yang menyebabkan cita-cita Negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-4 yaitu memajukan kesejahteraan umum belum berhasil sampai saat ini. Hal utama yang menyebabkan masalah ini adalah masih minimnya gaji atau upah yang didapatkan mereka sebagai seorang buruh baik buruh industri,perusahaan,Buruh dan buruh bongakar muat pelabuhan. sangat memprihatinkan memang jika buruh yang sudah bekerja dengan waktu yang lama masih mendapatkan upah yang tidak sesuai atau upah yang rendah. Mereka menerima upah yang tidak sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan. Standar gaji yang diberikan oleh pemerintah kepada mereka tidak sesuai dengan kebutuhan yang harus mereka penuhi setiap harinya sehingga para buruh kecewa pada pemerintah yang telah membuat standar gaji dan upah Minimum Atau UMK banyak yang di pandang sebelah mata dan bahkan banyak diantaranya yang tidak menjalankanya.

Buruh juga manusia yang butuh kesejahteraan dan perlu perlindungan dari pemerintah dan perusahaan dan pengusaha, Jika tidak ada buruh,perekonomian dan jalannya suatu perusahaan tidak akan bisa tercapai dan negara Indonesia dan khusunya kota dumai ini akan sulit untuk berkembang. Seharusnya pemerintah bisa lebih menghargai kerja keras para buruh dan meningkatkan standar gaji kepada mereka,bukan hanya pegawai negeri saja yang kerja kerasnya perlu dihargai tetapi para buruh juga harus, sebagai warga negara Indonesia dan masyrakat kota dumai. Dengan seperti ini peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat akan tercapai sesuai dengan cita-cita bangsa dan hal ini juga perlu adanya perhatian dari Skpd terkait agar Buruh di kota dumai dapat Lebih di perhitungkan.

Selamat hari buruh.(ckn)

Related posts

1.426 PNS Tes Urine, Sekda Mukhlis: BKD Tak Akan Melayani Adminitrasi Pegawai yang Menghindari Test Narkoba

Celahkotanews

Diprediksi H-3 Ramadhan,Harga Daging Akan Naik

Celahkotanews

Diduga Dibunuh ,Pejual Martabak di Temukan Tidak Bernyawa

Celahkotanews

Leave a Comment