DUMAI – Jalan Parit Kitang, Dumai dirancang sebagai jalur utama penghubung ke Kawasan Industri Lubuk Gaung. Namun sejak digagas pembangunannya pada tahun 2003 hingga kini tak kunjung tuntas.
“Sangat kita sayangkan ketika investor berbondong-bondong ke Kota Dumai, infrastrukturnya belum menunjang,” kata Ketua Umum Badan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HiPMI) Kota Dumai, Anggara Andika Putra, selasa (04/01/2022).
“Salah satunya itu, Jalan Lingkar Parit Kitang yang menghubungkan Lintas Timur dengan Kawasan Industri Lubuk Gaung Dumai. Hampir 20 tahun sejak dirancang hingga kini tak kunjung tuntas,” kata Angga didampingi Sekretaris Rahmad Wijaya dan Wakil Ketua Khairul Iwan.
Saat ini, kata Angga, Kawasan Industri Lubuk Gaung tengah berkembang pesat dengan hadirnya industri besar pengolah turunan kelapa sawit. Perkembangan ini menyembabkan arus kendaraan pengangkut bahan baku produksi juga meningkat.
“Perkembangan arus kendaraan, terutama kendaraan berat tak sebanding dengan kondisi jalan yang ada. Baik dari sisi beban maupun lebar,” tambah Angga, sapaan akrab Anggara Andika Putra
Dari sisi investasi, lanjut Angga, realisasi di Kota Dumai paling tinggi di Riau. Bahkan di Sumatera. Tahun 2020 lalu mencapai Rp. 12,9 Triliun. Tahun 2021 hingga semester 3 mencapai Rp. 5,3 Triliun.
Karenanya Angga mempertanyakan keseriusan pemerintah pusat terhadap penuntasan jalan nasional tersebut. Sebab ruas jalan yang dilalui saat ini, Jalan Lintas Purnama, sangat padat dan rusak.
Karena sangat padat dan kecil, angka kecelakaan di lintas Purnama juga tinggi dan sering konflik masyarakat dengan perusahaan. Akibatnya truk yang melintas di sana harus seizin masyarakat setempat.
“Kondisi ini tak bisa dibiarkan terlalu lama Harus segera dicarikan jalan keluar. Jika perlu lakukan kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat dengan pelaku usaha,” kata Angga.
Dari sepanjang 22 KM ruas Jalan Lingkar Parit Kitang, saat ini sudah tuntas sepanjang 5 KM. Masih tersisa sepanjang 17 KM dan minim progres sejak 4 tahun terakhir.
“Sebagai bagian dari pelaku usaha, BPC HiPMI Kota Dumai sangat berharap agar agar ruas jalan ini tuntas. Berkembang pesatnya industri di Dumai berimbas pada munculnya usaha-usaha baru yang pelakunya didominasi kaum milenial,” pungkas Angga.(rul)








1 komentar
Komentar ditutup.