CelahkotaNEWS.com || DUMAI–Jumlah warga yang terindifikasi mengidap Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) dikota Dumai sudah mencapai 681 orang dari tahun 2006 -Mei 2018.
Dari jumlah tersebut, 109 orang diantaranya penderita Aids dinyatakan meninggal dunia, yang diduga karena tidak rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran petugas.
Informasi ini disampaikan Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang P2P Nurbaiti dalam rapat pertemuan dengan KPA dan unsur terkait lainnya, Rabu(11/07/2018)
Disamping yang sudah meninggal , penderita Aids yang masih hidup ada sekitar 129 orang, kemudian Aids yang pindah ada sebanyak 8 orang.
Sementara untuk penderita HIV tercatat 408 kasus , dengan penderita HIV yang hidup ada 255 orang. Tingginya angka hiv / aids Angka tersebut menjuluki Dumai sebagai daerah dengan penderita HIV/AIDS tertinggi se Provinsi Riau.
Kemudian dari sekian kasus masih ada 209 orang yang sedang minum antiretroval (ARV). Dilihat dari penderita, Jumlah wanita yang terkena HIV/AIDS memanh lebih tinggi atau 2:1 dengan laki laki diduga karena terjangkit dari suaminya.
Banyaknya kasus HIV/AIDS ditemukan di karena perilaku heteroseksual, kemudian kasus lelaki suka lelaki (gay) yang juga sudah meningkat, dan yang ketiga karena faktor narkoba.
Mereka yang sudah terjangkit, harus rutin minum obat untuk mengurangi risiko penularan kepada orang lain, sehingga mutu hidup mereka menjadi lebih baik.
“Kita sendiri, selama ini selain gencar mencari mereka yang terjangkit HIV/AIDS untuk diobati, juga terus memberikan pendampingan kepada penderita penyakit ini.”
Kami berharap partisipasi masyarakat dan keluarga dapat mencegah penyebaran penyakit yang mematikan itu atau segera melakukan pemeriksaan kesehatan ,” ujarnya.(die)
Penulis : Devie
Editor : Joyebas
[tooltip gravity=”nw”][/tooltip]
Views: 125
2 comments