Berita Terbaru Lingkungan

10 Bangunan Milik Warga di Desa Empat Balai,Kuok, Kampar Porak-Poranda diTerjang Angin Kencang

KAMPAR – Sebanyak 10 unit rumah warga di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar diporak-porandakan angin kencang, Sabtu (17/11) malam sekitar pukul 19: 30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

‘’Meskipun ada yang luka dalam kejadian itu, tapi tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Sekretaris Desa Empat Balai Herman Danur kepada Pekanbaru  MX, Ahad (18/11) pagi.

Seperti dilansir dati koranMX.com Tak hanya rumah, kabel listrik milik PLN terputus karena tertimpa  pohon yang tumbang. “Untungnya PLN cepat ke lokasi untuk menyelesaikannya. Sehingga penerangan warga kembali baik,” ungkapnya.

Dari 10 bangunan yang rusak,  enam unit di antaranya warung. Empat lagi rumah warga.

“Kerugian dari material lainnya adalah kendaraan roda dua dan empat dan ditambah perabotan milik warga yang hancur akibat tertimpa material bangunan yang roboh,’’ pungkasnya.

Untuk lokasi kejadian ini, sambung Sekdes, adalah Dusun Pulau Balai dan Dusun Kebu Tengah. Masyarakat saling bahu-membahu untuk memberikan pertolongan kepada warga yang tertimpa musibah.

“Hari ini masyarakat dari pagi melakukan gotong royong untuk membantu warga yang mendapat kemalangan. Hal itu membuat saya kagum dengan melihat solidaritas yang ada dalam masyarakat Desa Empat Balai,’’ ungkapnya.

Terkait bantuan rumah warga yang kemalangan ini, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kampar. “Jadi hari Senin (19/11) kita akan memasukkan proposal bantuan untuk rumah warga yang menjadi korban,’’ terangnya.

Mengenai angin kencang ini, kata Sekdes, sudah  sering terjadi. Namun baru kali ini yang memporak-porandakan bangunan warga. “Mudah-mudahan tidak terjadi lagi dan alam kembali bisa bersahabat,’’ harapnya.

2 Kecamatan Diterjang Puting Beliung

Peristiwa yang sama juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Tercatat ada tiga unit rumah milik warga di dua kecamatan porak-poranda diterjang angin puting beliung, Sabtu (17/11) malam.

Pertama kejadiannya di Parit 11, Kecamatan Tembilahan Hulu. Sekitar pukul 01.30 WIB, satu unit rumah warga milik Darsani hancur diterjang angin dahsyat tersebut.

Tak lama berselang, di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra). Dua unit rumah juga rusak setelah dihantam angin puting beliung.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang menimpa di dua kecamatan ini,’’ kata Kasubbag Humas Polres Inhil AKP Syafri Joni saat dikonfirmasi.

Kejadian itu awalnya di Kecamatan Tembilahan Hulu,. Dimana korban bernama Darsani tengah tidur terlelap. Tiba-tiba ia terbangun saat mendengar suara angin kencang.

Takut rumah bakal roboh,  laki-laki berusia 29 tahun itu mengajak istri dan dua orang anaknya keluar rumah. Saat sudah di luar, bangunan yang ditempatinya hancur.

“Akibat musibah ini, korban mengalami kerugian mencapai Rp30 juta,’’ ujarnya.

Hanya berjarak 30 menit, dua rumah milik Mahyuni (45) dan Hj Suduk (65) juga rusak setelah diterjang angin. Kejadiannya di Pasar Sapat, Kecamatan Kuindra.

‘’Saat sebelum kejadian, di sekitar lokasi hujan lebat. Tiba-tiba datang angin dari arah perairan mengarah ke pemukiman warga,’’ ucapnya.

Dalam musibah ini tidak ada memakan korban jiwa. ‘’Saat ini para korban menempati rumah tetangga untuk sementara waktu. Sedangkan aparat kepolisian bersama aparat kecamatan membantu memperbaiki rumah yang rusak,’’ tutup Syafri Joni.

Sumber : https://koranmx.com 10-bangunan-porakporanda.html

 

Related posts

Ratusan Mahasiswa Blokir Jalan Soekarno-Hatta Dumai

Celahkotanews

Guberi,Pembebesan Lahan Menjadi Salah Satu Kendala Tol Dumai – Pekanbaru

Celahkotanews

Terhitung Maret-Desember 2016, Kejari Dumai Selamatkan Rp509 Juta Uang Negara

Celahkotanews

Leave a Comment